Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Benana Geologi Periode 24 Februari - 1 Maret 2020

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  1. Aktivitas G. Karangetang: Pengamatan visual selama minggu ini gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Saat cuaca cerah teramati asap dari Kawah Utama dan Kawah Dua dengan ketinggian 25-150 meter, bertekanan lemah hingga sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Guguran lava teramati keluar dari Kawah Utama ke arah Kali Pangi, Kali Nanitu dan Kali Sense lk 700-1750 meter. Pada malam hari teramati sinar api dari puncak Kawah Utama (selatan) maupun Kawah Dua (utara). Seismograf merekam 1 kali gempa Guguran, 42 kali Gempa Hembusan, 8 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 14 kali gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal dan 25 kali Gempa Tektonik Jauh (2 kali Gempa Terasa. Tremor Menerus dengan amplitudo 0,25 mm - 3 mm (dominan 1 mm).
  2. Aktivitas G. Agung: Pengamatan visual selama minggu ini gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dengan ketinggian sekitar 50 meter di atas puncak, bertekanan lemah berwarna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 4 kali Gempa Hembusan, 7 kali Gempa Vulkanik Dalam, 3 kali Gempa Tektonik Lokal dan dan 21 kali Gempa Tektonik Jauh.
  3. Aktivitas G. Sinabung: Tidak ada kejadian erupsi eksplosif maupun efusif.  Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 50-300 meter dari puncak. Seismograf merekam 11 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Tornillo, 3 kali Gempa Low Frequency,  5 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 13 kali Gempa Tektonik Jauh.
  4. Aktivitas G. Anak Krakatau: Tidak ada kejadian erupsi selama periode ini. Hembusan asap tidak teramati karena tertutup kabut. Seismograf merekam 37 kali Gempa Low Frequency, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 1 kali Gempa Tektonik Jauh, dan Tremor menerus dengan amplitudo 0,2-6 mm, dominan 2 mm.
  5. Aktivitas G. Semeru: Erupsi masih terjadi, menghasilkan kolom erupsi berwarna putih kelabu dengan tinggi kolom maksimum sekitar 200 meter dari atas puncak. Teramati guguran dari ujung aliran lava (sekitar 750 meter dari kawah aktif)  sejauh 200 hingga 1000 meter ke arah Besuk Bang dan Besuk Kembar. Seismograf merekam 128 kali Gempa Letusan, 37 kali Gempa Guguran, 31 kali Gempa Hembusan, 20 kali Tremor Harmonik, 18 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 3 kali Gempa Tektonik Jauh, dan 3 kali getaran banjir.
  6. Aktivitas G. Merapi:Letusan tidak terjadi pada minggu ini di G. Merapi . Namun demikian beberapa kegempaan masih terjadi dengan jumlah yg relatif tinggi untuk G. Merapi.Secara visual cuaca kabut, mendung, berawan dan hujan pada siang hingga malam, dan  teramati cerah pada pagi hari. Terjadi hujan dengan intensitas tertinggi 82,5 mm/hari di Pos  Kaliurang pada tanggal  27 Februari 2020. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian maksimum 150 meter di atas puncak kawah yg terjadi pada tanggal 24 Februari 2020.Seismograf merekam: 54 kali Gempa Guguran, 7 kali Gempa LF, 33 kali Gempa MP,   tidak terjadi Gempa Vulkanik Dalam, tidak terjadi Gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali Gempa Hembusan, 14 kali Gempa Tektonik.Berdasar data yang ada yaitu: deformasi, kimia, serta visual, aktivitas G. Merapi minggu ini relatif sama dibanding dengan minggu sebelumnya. Namun berdasar kegempaan, hampir semua kegempaan relatif lebih rendah, kecuali Guguran. Hal ini menunjukan masih fluktuatifnya aktivitas G. Merapi. Jumlah kegempaan Guguran yg masih cukup tinggi untuk G. Merapi, mengindikasikan masih adanya aktivitas di G. Merapi. Potensi letusan dan awanpanas masih ada, namun dengan perkiraan bahaya masih ada di area 3 km dari puncak, sehingga rekomendasi yg diberikan masih sesuai dengan aktivitas saat ini.
2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana
  1. 24 – 29  Februari, melaksanakan kaji cepat kegiatan pasca bencana gerakan tanah atas permintaan BPBD Kabupaten Sukabumi, di Sukabumi.(2) 24 – 29 Februari, melaksanakan kaji cepat kegiatan pasca bencana gerakan tanah atas permintaan BPBD Kabupaten Banjarnegara, di Banjarnegara.(3) 24 – 29 Februari, melaksanakan kaji cepat kegiatan pasca bencana gerakan tanah atas permintaan BPBD Kabupaten Wonosobo, di Wonosobo.
3. Kegiatan Survei/Pemetaan
  1. 15-29 Februari, melakukan Penyelidikan mikrozonasi Gempa Bumi Kota Semarang. (2) 17-29 Februari, melakukan Pemetaan KRB Gempa Bumi Kota Semarang.
4. Kegiatan Lain
  1. 25 Februari, menghadiri rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pembangunan PLTS Pos PGA tahun anggaran 2020, bertempat di Ruang Rapat Lantai 8 Mezzanine, Gedung Slamet Bratanata, Jl. Pegangsaan Timur No.1 Menteng, Jakarta Pusat.
  2. 25 Februari, melaksanakan pemaparan mitigasi gerakan tanah saat kunjungan dari Mabes TNI Angkatan Darat, di Bandung.
  3. 25 Februari, melaksanakan sosialisasi aktivitas G. Merapi ke UPN Veteran Yogyakarta.
  4. 25 Februari, menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi untuk rehabilitasi dan rekontruksi pasca gempa bumi Palu, di Palu, Sulteng.
  5. 26 Februari, melaksanakan Rakor KSP dengan Pusdatin ESDM, Jakarta.
  6. 26 Februari, melaksanakan sosialisasi aktivitas G. Merapi terkini ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Prov. Jawa Tengah.
  7. 27 Februari, melaksanakan pemaparan mitigasi bencana geologi kepada Tim Peneliti Puslitbang Strahan Balitbang Kemhan, dalam rangka pengumpulan data kegiatan litbang penataan wilayah pertahanan dihadapkan pada kawasan rawan bencana, bertempat di RR Lt.2 Gedung A.F Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.
  8. 27 Februari, diskusi dan pengumpulan data dalam rangka penyusunan peta zona ruang bencana di pesisir Selat Sunda, Kabupaten Bogor dan Ambon bersama tim Kementerian ATR , bertempat di R. 306 Gedung A.F Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.
  9. 27 Februari, menghadiri rapat persiapan peringatan 100 tahun pemantauan gunung api Indonesia – bagian program , bertempat di RR Lt.2 Gedung A.F Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.
  10. 27 Februari, menghadiri sosialisasi dan pengajuan kerjasama ‘’Sistem akuisisi informasi real-time data satelit dan geologi untuk respon cepat bahaya gunung api” oleh Tim Riset ITB, bertempat di RR Lt.2 Gedung A.F Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.
  11. 27 Februari, menerima kunjungan dari Kementrian ATR untuk konsultasi dan permintaan data mitigasi gerakan tanah, di Bandung.
  12. 27 Februari, menghadiri Rakor Kerjasama Terpadu untuk  Analisis Data pada dashboard kebencanaan Indonesia di BNPB, Jakarta.
  13. 27 Februari, mengikuti One Hour University oleh Menteri ESDM, di Gedung Sarula ESDM.
  14. 28 Februari, menghadiri pemaparan dan diskusi konsep acara puncak peringatan 100 tahun pemantauan gunung api Indonesia oleh MGA-EO, bertempat di RR Lt.3 Gedung A.F Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57, Bandung.
  15. Jumat, 28 Februari, mengikuti Rapat Koordinasi Tim Intelijen Bencana dan Konferensi Pers Penanggulangan Bencana di BNPB, Jl. Pramuka Jakarta.
  16. Jumat, 28 Februari, mengikuti rapat penyelesaian MoU BG-USAID, di lt 9 Gedung Sekjen ESDM, Jakarta.
  17. 28 Februari, menerima tamu dari Kemen ATR/BPN terkait data kebencanaan di Ambon, di kantor PVMBG, Bandung.