Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 16 – 22 Desember 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi

(1) Aktivitas G. Karangetang:

Pengamatan visual selama minggu ini gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Saat cuaca cerah teramati asap dari Kawah Utama dan Kawah Dua dengan ketinggian 50-150 meter, bertekanan lemah hingga sedang berwarna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Guguran lava teramati keluar dari Kawah Utama ke arah Kali Pangi, Kali Nanitu dan Kali Sense lk 700-1.750m. Pada malam hari teramati sinar api dari puncak Kawah Utama (selatan) maupun Kawah Dua (utara). Seismograf merekam 381 kali Gempa Guguran, 60 kali Gempa Hembusan, 36 kali Tremor Harmonik, 10 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 12 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 10 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal dan 29 kali Gempa Tektonik Jauh. Tremor Menerus dengan amplitudo 0,25 mm - 39 mm (dominan 12 mm).

(2) Aktivitas G. Agung:

Pengamatan visual selama minggu ini gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dengan ketinggian 30-100 meter di atas puncak, bertekanan lemah berwarna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 9 kali Gempa Hembusan, 2 kali Gempa Tektonik Lokal dan dan 25 kali Gempa Tektonik Jauh.

(3) Aktivitas G. Sinabung:

Tidak ada kejadian erupsi eksplosif maupun efusif. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 50-700 meter dari puncak. Seismograf merekam 13 kali gempa Hembusan, 3 kali gempa Tornillo, 3 kali gempa Low Frequency, 4 kali gempa Vulkanik Dalam, 4 kali gempa Tektonik Lokal, 20 kali gempa Tektonik Jauh.

(4) Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini di G. Merapi tidak terjadi letusan. Namun demikian beberapa kegempaan masih terjadi, terutama gempa Vulkanik Dalam (VA) dengan jumlah yg relatif tinggi untuk G. Merapi.

Secara visual cuaca kabut, mendung, berawan, malam hingga pagi teramati cerah. Terjadi hujan dengan intensitas tertinggi 32 mm/jam selama 40 menit di Pos Ngepos pada tanggal 17 Desember 2019.

Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian maksimum 100 m di atas puncak kawah yg terjadi pada tanggal 19 Desember 2019.

Seismograf merekam: 32 kali Gempa Guguran, 13 kali Gempa MP, 4 kali Gempa Hembusan, 3 kali Gempa LF, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 22 kali terjadi Gempa Vulkanik Dalam, 25 kali Gempa Tektonik.

Berdasar data yang ada yaitu: kegempaan, deformasi, kimia, serta visual, aktivitas G. Merapi minggu ini relatif sama dengan minggu kemarin ditandai dengan tidak adanya kenaikan pada hampir semua kegempaan, kecuali guguran. Hal ini menunjukan masih fluktuatifnya aktivitas G. Merapi.

Jumlah kegempaan VA yg masih cukup tinggi untuk G. Merapi, mengindikasikan bahwa masih adanya suplai magma serta menunjukan aktivitas masih terjadi di G. Merapi. Potensi letusan masih ada, namun dengan perkiraan bahaya masih di area 3 km dari puncak. Sehingga rekomendasi yg diberikan masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

(5) Aktivitas G. Anak Krakatau:

Minggu ini tidak terjadi erupsi. Pengamatan visual melalui CCTV di daerah sekitar kawah, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 25-100 meter dari dasar kawah. Seismograf merekam 6 kali Gempa Hembusan, 79 kali Gempa Low Frequency, 15 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 6 kali gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Jauh, Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-6 mm, dominan 3 mm.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana

(1) Pengiriman Tim Tanggap Darurat Letusan G. Karangetang.

(2) Pengiriman Tim Tanggap Darurat Letusan G. Agung.

(3) Pengiriman Tim Tanggap Darurat Letusan G. Sinabung.

(4) 17 Desember: Tim kaji cepat jalur jalan rawan longsor atas permintaan Dinas PU, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

(5) 21-25 Desember; Tim kaji cepat ancaman gerakan tanah dan banjir bandang di Provinsi Sumatera Barat berdasarkan penugasan dari BNPB, di Padang Sumatera Barat.

3. Kegiatan Survei/Pemetaan

Pada periode ini tidak ada kegiatan survey/pemetaan.

4. Kegiatan Lain

(1) 14-18 Desember, melaksanakan monitoring renovasi Pos PGA Bur Ni Telong – Provinsi Aceh.

(2) 16 Desember, menghadiri RDP Badan Geologi dengan Komisi VII DPR di Senayan, Jakarta.

(3) 16-18 Desember, menerima kunjungan dari SMPN 4 Yogyakarta di BPPTKG.

(4) 16-18 Desember, melakukan pertemuan dengan VDAP-USGS terkait rencana kerjasama kegunungapian di Cascade Volcano Observatory, Vancouver, Washington, Amerika Serikat.

(5) 17 Desember, sosialisasi kepada siswa SMA se-Kabupaten Magelang oleh BPPTKG, yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang.

(6) 17 Desember, menerima kunjungan dari siswa Taman Alquran Godean, Yogyakarta di BPPTKG.

(7) 18 Desember, menerima kunjungan dari TKN 2 Yogyakarta di BPPTKG.

(8) 18 Desember, menerima kunjungan dari UPN Yogyakarta di BPPTKG.

(9) 18 Desember, menghadiri rapat persiapan prescon intelejen 30 Desember di Lt 14 Kantor pusat BNPB Jakarta

(10) 18 Desember, menghadiri seminar pemberantasan korupsi oleh Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di Gedung Sarula-KESDM.

(11) 18 Desember, presscon dan kick off Posko ESDM menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di BPH Migas Jakarta.

(12) 18 Desember, menghadiri FGD penyusunan draft satu data bencana Indonesia di BNPB Jakarta.

(13) 18 - 24 Desember, melakukan penyusunan peta prakiraan terjadinya gerakan tanah untuk bulan Januari 2020 di Bandung.

(14) 19 Desember, sosialisasi kepada guru-guru SMP se-Kabupaten Magelang oleh BPPTKG, yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang.

(15) 19 Desember, melaksanakan rapat koordinasi dengan BPBD Sleman antisipasi lahar.

(16) 19 Desember, menghadiri rapat Linsek RDTR Tanjung, Lombok Utara, RDTR Palu, RDTR Tuban yang diselenggarakan oleh Kemen ATR/BPN.

(17) 19 Desember, menjadi narasumber sosialisasi hasil survey geologi Badan Geologi-UNDP untuk RR di Lombok, NTB dihadapan SKPD Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur.

(18) 19-20 Desember, menghadiri rapat koordinasi dengan BPBD Sleman dalam rangka penyusunan OPRB.

(19) 20 Desember, melaksanakan rapat koordinasi antara Bidang MGT, BPPTKG, dan BPBD Kabupaten Majalengka untuk pelatihan dan diskusi tindak lanjut pasca instalasi LEWS ( monitoring gerakan tanah) di Kabupaten Majalengka, di Bandung.

(20) 20 Desember, menghadiri rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tentang persiapan menghadapi bencana di musim hujan.