Laporan Kebencanaan Geologi, 15 Maret 2022

esdm_kecil

Hari ini, Selasa 15 Maret 2022, Bencana Geologi yang terjadi sebagai berikut:

 

1. GUNUNG API 

No.

Gunungapi

Status

Visual

Kegempaan

Rekomendasi

1

Semeru

(Jawa Timur)

SIAGA

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara, selatan, barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 22-29°C. Teramati letusan dengan tinggi kl 400m berwarna putih kelabu condong ke arah baratdaya.

 

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 50 kali gempa Letusan/Erupsi

- 1 kali gempa Hembusan

- 5 kali gempa Tektonik Jauh

●    Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

●    Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)

●    Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan

 

2

Merapi

(DIY dan Jawa Tengah)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-70 m dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah utara, timur dan barat. Suhu udara sekitar 14-26°C. Teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur 900-2000 m ke arah barat daya.

Gempa yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 101 kali gempa Guguran

-     2 kali gempa Hembusan

-     3 kali gempa Tektonik Jauh

 

 

●    Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

●    Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

3

Ili Lewotolok

(Nusa Tenggara Timur)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 100-300 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah timur, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 24 -31°C. Terjadi erupsi dengan tinggi 200-300 meter dari puncak, kolom abu erupsi berwarna putih hingga kelabu.

 

Gempa   yang berkaitan dengan aktivitas magma serta aktivitas tektonik.

- 37 kali gempa Letusan/Erupsi

- 102 kali gempa Hembusan

- 15 kali gempa Harmonik

- 57 kali gempa Tremor Non-Harmonik

- 1 kali gempa Tornilo

- 1 kali gempa Vulkanik Dalam

- 2 kali gempa Tektonik Lokal

- 3 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-1 mm (dominan 1 mm)

●    Masyarakat di sekitar G.Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G.Ili Lewotolok, dan 4 Km di sektor tenggara.

●    Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G.Ili Lewotolok.

 

4

Sinabung

(Sumatera Utara)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah timur laut, timur, tenggara dan barat. Suhu udara sekitar 17-28°C

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma serta aktivitas tektonik.

- 3 kali gempa Hembusan

- 2 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

- 7 kali gempa Tektonik Jauh

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara dan barat.

5

Ile Werung/Hobal

(Nusa Tenggara Timur)

WASPADA

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 23-32°C.

Gempa terkait aktivitas tektonik.

- 6 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat direkomendasikan untuk sementara waktu agar menghindar aktifitas di sekitar pantai di area lokasi bualan dan menghindar berlayar/melaut di sekitar area tersebut, untuk mengantisipasi potensi perubahan/kenaikan muka air laut.

 

6

Sirung

(Nusa Tenggara Timur)

Gunung api terlihat jelas. Asap kawah nihil. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur. Suhu udara sekitar 26-31°C.

Gempa yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- Nihil

●    Masyarakat di sekitar G. Sirung maupun pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak/kawah G. Sirung.

 

7

Karangetang

(Sulawesi Utara)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 50 - 100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya. Suhu udara sekitar 26-30°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 8 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 7 kali gempa Tektonik Jauh

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2,5 km serta sepanjang kali Malebuhe.

 

8

Anak Krakatau

(Lampung)

Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 25-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah utara, timur laut dan barat daya. Suhu udara sekitar 26-30°C.

Gempa yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 182 kali gempa Hembusan

- 111 kali gempa Low Frequency

-   27 kali gempa Vulkanik Dangkal

-     5 kali gempa Vulkanik Dalam

-     1 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 1-17 mm (dominan 1 mm)

●    Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah

9

Dukono

(Maluku Utara)

Gunung api   jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang, tinggi sekitar 100-200 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 25-30°C.

Gempa yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Vulkanik Dalam

- 5 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-6 mm (dominan 2 mm)

●    Masyarakat di sekitar G.Dukono dan pengunjung/ wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km

10

Ibu

(Maluku Utara)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, tenggara dan selatan. terjadi erupsi dengan tinggi 200-1.000 meter dari puncak, kolom abu erupsi berwarna putih hingga kelabu. terjadi guguran dengan jarak luncur 100-400 meter dari puncak dengan arah luncuran utara hingga barat laut.

Gempa   yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 87 kali gempa Letusan/Erupsi

- 75 kali gempa Guguran

- 55 kali gempa Hembusan

- 13 kali gempa Harmonik

- 42 kali gempa Vulkanik Dangkal

-   3 kali gempa Vulkanik Dalam

-   6 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat di sekitar G.Ibu dan pengunjung/ wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif G.Ibu.

11

Gamalama

(Maluku Utara)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 100-150 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 25-30°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas tektonik.

- 1 kali gempa Terasa skala II MMI

- 4 kali gempa Tektonik Jauh

●    Masyarakat di sekitar G.Gamalama dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari kawah puncak G.Gamalama.

12

Kerinci

(Jambi, Sumatera Barat)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis , tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara sekitar 16-23°C

Gempa yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 40 kali gempa Hembusan

-   5 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat disekitar G.Kerinci dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak Gunungapi Kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

13

Bromo

(Jawa Timur)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1.200 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah timur, barat daya, barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 13-21°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.5 mm)

●    Masyarakat di sekitar G.Bromo dan pengunjung/ wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G.Bromo.

 

14

Soputan

(Sulawesi Utara)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara sekitar 19-30°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 9 kali gempa Guguran

- 1 kali gempa Hembusan

- 4 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak G.Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2,5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.

●    Mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng G. Soputan, seperti S. Ranowangko, S. Lawian, S. Popang dan Londola Kelewahu

15

Awu (Sulawesi Utara)

Gunung api tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah selatan. Suhu udara sekitar 28-31°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 11 kali gempa Vulkanik Dangkal

-   1 kali gempa Vulkanik Dalam

-   1 kali gempa Tektonik Lokal

- 16 kali gempa Tektonik Jauh

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G.Awu.

16

Dempo

(Sumatera Selatan)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah utara, timur dan barat. Suhu udara sekitar 19-26°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 6 kali gempa Tektonik Jauh

●    Agar masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendaki dan bermalam (camping) di pusat aktivitas Kawah Marapi-G.dempo dalam radius 1 km, mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.

17

Agung

(Bali)

NORMAL

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah, angin lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara sekitar 22-30°C

Gempa berkaitan dengan aktivitas tektonik.

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

 

●        Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar membatasi aktivitas di area kawah puncak G. Agung.

●        Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di G. Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area potensi landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di G. Agung.

 

18

Batur

(Bali)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah selatan. Suhu udara sekitar 17-23°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Vulkanik Dalam

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

 

●        Masyarakat di sekitar G. Batur dan pengunjung/wisatawan agar membatasi aktivitas (tidak berlama-lama) dan tidak bermalam di area kawah aktif, serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

19

Kelimutu

(NTT)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut . Asap kawah nihil. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah barat laut. Suhu udara sekitar 24-27°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- Nihil

 

●        Masyarakat di sekitar G. Kelimutu dan pengunjung/wisatawan agar membatasi aktivitas di sekitar area kawah dengan tidak melewati pagar pembatas, tidak mendekati kawah danau, dan tidak bermalam di dalam kawah untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.

20

Tangkuban Parahu

(Jawa Barat)

Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang tinggi 10 meter di atas dasar kawah. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara sekitar 16-22°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik

- 3 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Low Frequency

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

●        Masyarakat di sekitar G. Tangkuban Parahu, pedagang, wisatawan, dan pendaki tidak turun ke dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas, serta tidak diperbolehkan menginap/berlama-lama berada di dalam kawasan kawah-kawah aktif yang ada di dalam kompleks G. Tangkuban Parahu.

●        Mewaspadai meningkatnya konsentrasi gas-gas vulkanik yang dapat terjadi secara tiba-tiba, yaitu dengan tidak berlama-lama berada di sekitar area kawah aktif G. Tangkuban Parahu agar terhindar dari paparan gas yang dapat berdampak bagi kesehatan dan keselamatan jiwa.

●        Mewaspadai terjadinya letusan freatik yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala peningkatan vulkanik yang jelas.

●        Masyarakat di sekitar G. Tangkuban Parahu diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan G. Tangkuban Parahu, tetap memperhatikan perkembangan kegiatan G. Tangkuban Parahu yang dikeluarkan oleh BPBD setempat dan selalu mengikuti arahan dari BPBD setempat.

 

21

Papandayan

(Jawa Barat)

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 10 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah utara dan barat daya. Suhu udara sekitar 18-26°C.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 1 kali gempa Vulkanik Dalam

- 3 kalai gempa Tektonik Jauh

 

●        Masyarakat di sekitar G. Papandayan dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan beraktivitas dan menginap dalam kawasan bukaan kawah aktif yang ada di dalam kompleks G. Papandayan yaitu : Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, Kawah Manuk/Balagadama dalam radius 500 meter, serta ketika cuaca mendung dan hujan.

●        Masyarakat di sekitar G. Papandayan, pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata G. Papandayan agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

 

Keterangan warna:

 

LEVEL III (Siaga)

 

LEVEL II (Waspada)

 

LEVEL I (Normal)

 

2. GERAKAN TANAH

 

No

Lokasi Gerakan Tanah

Waktu Kejadian

Faktor Penyebab

Dampak/

Sumber Berita

Rekomendasi

1

SD di Desa Cigendel, Pamuliha, Sumedang, Jawa Barat

 

Koordinat perkiraan:

6°53'19.57"S

107°57'24.5880"E

Minggu (13/3) sekitar pukul 13.00 WIB

  • Kemiringan lereng yang curam
  • Kondisi tanah pelapukan batuan sedimen yang poros dan mudah meluruh
  • Dipicu oleh curah hujan tinggi dengan durasi yang cukup lama

 

menengah

  • Material longsor menutup sebagian bangunan

 

Sumber:

https://cikalnews.com/2022/03/14/sd-di-desa-cigendel-pamulihan-sumedang-terdampak-material-longsor/

  • Segera membersihkan material banjir dan longsor yang menimbun bangunan serta selalu mengutamakan keselamatan dan waspada terhadap gerakan tanah susulan.
  • Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan, kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing.
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

2

 

Kampung Pasir huut, Desa Bojong, Nagreg, Kab. Bandung, Jawa Barat

 

Koordinat perkiraan:

7°01'34.6772"S

107°52'51.7468"E

Minggu (13/3) sekitar pukul 16.30 WIB

  • Kemiringan lereng yang curam

 

  • Dipicu oleh curah hujan tinggi dengan durasi yang cukup lama

 

tinggi

  • 3 rumah rusak
  • 1 orang meninggal

 

Sumber:

https://nusadaily.com/news/nusantara/longsor-di-permukiman-nagreg-jabar-satu-orang-meninggal-dunia.html

  • Masyarakat yang berada disekitar lokasi bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan deras yang berlangsung lama karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan
  • Melandaikan lereng, mengatur drainase, dan pembuatan penahan lereng (talud) yang mengikuti kaidah – kaidah geotek.
  • Tidak membuat bangunan terlalu dekat dengan tebing/lereng
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

3

 

Dusun Padelesan, Petarangan, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah

 

Koordinat perkiraan:

7°19'50.6"S

110°03'57.7468"E

Sabtu, 12/3/2022

Pukul 17.00

  • Kemiringan lereng yang curam

 

  • Dipicu oleh curah hujan tinggi dengan durasi yang cukup lama

 

Tinggi

  • Jalan terputus
  • 1 desa terisolir
    • Masyarakat agar menggunakan jalan alternatif untuk sementara untuk menghindari longsor
    • Masyarakat yang berada disekitar lokasi bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan deras yang berlangsung lama karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan
    • Melandaikan lereng, mengatur drainase, dan pembuatan penahan lereng (talud) yang mengikuti kaidah – kaidah geotek.
    • Tidak membuat bangunan terlalu dekat dengan tebing/lereng
    • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

Warna

Keterangan

 

Lokasi kejadian pada zona kerentanan gerakan tanah rendah

 

Lokasi kejadian pada zona kerentanan gerakan tanah menengah

 

Lokasi kejadian pada zona kerentanan gerakan tanah tinggi

 

Keterangan: Warna menunjukkan lokasi longsor berada pada Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (hijau; rendah, kuning; menengah, merah; tinggi) namun lokasi detil koordinat belum ada atau belum terverifikasi

 

3. GEMPA BUMI

Pada tanggal 14 Maret 2022 terjadi gempa bumi yang dirasakan, yaitu :

 

No.

Waktu

Lokasi Gempa Bumi

Parameter

Gempa Bumi

Penyebab

Dampak

Gempa Bumi

Rekomendasi

1.

14/03/2022

04:09:21 WIB

Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat

Episenter: 98,5° BT dan 0,71° LS, pusat gempa bumi di laut berjarak 161 km tenggara Nias Selatan, magnitudo M6,9 pada kedalaman 25 km

Aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan. Guncangan terasa pada intensitas (skala MMI) : VI MMI di Hibala, V MMI di pulau-pulau batu, tanah masa, siberut utara dan siberut barat, IV MMI di Padang, Siberut, Nias Selatan dan Gunung Sitoli (BMKG). Wilayah dekat dengan pusat gempa bumi dominan disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier. Tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan data Badan Geologi daerah yang terdampak termasuk dalam Kawasan Rawan Gempa bumi menengah -tinggi.

  • Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Bagi penduduk yang rumahnya mengalami kerusakan agar mengungsi ke tempat aman dan waspada terhadap gempa bumi susulan yang dapat mengakibatkan kerusakan lanjut pada bangunan.
  • Bangunan di daerah sekitar lokasi pusat gempa bumi agar dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dengan mengikuti ketentuan pada peraturan yang berlaku.
  • Kejadian gempa bumi ini berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan berupa likuefaksi, retakan tanah, penurunan tanah, dan gerakan tanah. Oleh karena itu penduduk agar waspada dengan gejala tersebut.

 

2.

14/03/2022

04:38:43 WIB

Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat

Episenter: 98,45° BT dan 0,66° LS, pusat gempa bumi di laut berjarak 154 km tenggara Nias Selatan, magnitudo M6,0 pada kedalaman 26 km

Aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan. Guncangan terasa pada intensitas (skala MMI): IV MMI di Nias Selatan, III MMI di Padang, Siberut, Gunung Sitoli (BMKG). Tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan data Badan Geologi daerah yang terdampak termasuk dalam Kawasan Rawan Gempa bumi menengah-tinggi.

  • Gempa bumi ini merupakan gempa susulan dari gempa bumi yang terjadi sebelumnya jadi masyarakat dihimbau tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari BPBD setempat, namun tetap waspada terhadap gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

3.

14/03/2022

10:08:46 WIB

Kabupaten Tidore, Provinsi Maluku Utara

Episenter: 126,7° BT dan 0,02° LU, pusat gempa bumi di laut berjarak 110 km baratdaya Tidore, magnitudo M4,9, pada kedalaman 10 km.

Aktivitas Penunjaman ganda punggungan Mayu-Talaud

Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan, guncangan skala II MMI di Kota Ternate dan sekitarnya yang tersusun oleh batuan vulkanik berumur Kwarter. Wilayah Kota Ternate dan sekitarnya terletak pada KRB gempa bumi rendah hingga menengah.

  • Masyarakat jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Bandung, harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

4.

14/03/2022

21:12:10 WIB

Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatra Barat

Episenter: 98,54° BT dan 0,56° LS, pusat gempa bumi di laut berjarak 149 km tenggara Nias Selatan, magnitudo M5,4 pada kedalaman 16 km

Aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan. Guncangan terasa pada intensitas (skala MMI): III-IV MMI di Nias Selatan dan III MMI di Siberut. Tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan data Badan Geologi daerah yang terdampak termasuk dalam Kawasan Rawan Gempa bumi menengah-tinggi.

  • Gempa bumi ini merupakan gempa susulan dari gempa bumi yang terjadi sebelumnya jadi masyarakat dihimbau tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari BPBD setempat, namun tetap waspada terhadap gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

5.

14/03/2022

21:15:18 WIB

Perairan selatan Provinsi Jawa Barat

Episenter: 107,82° BT dan 8,12° LS, pusat gempa bumi di laut berjarak 88 km baratdaya Pangandaran, magnitudo M3,9 pada kedalaman 27 km

Aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan, guncangan skala III MMI di Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya yang tersusun oleh batuan vulkanik, batuan karbonat dan batuan sedimen berumur Tersier serta batuan sedimen Kwarter. Wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya terletak pada KRB gempa bumi menengah hingga tinggi.

  • Masyarakat jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Bandung, harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

 

Keterangan Singkatan :
KRB = Kawasan Rawan Bencana

MMI = Modified Mercalli Intensity

 Keterangan warna

 

KRB Gempa Bumi Tinggi

 

KRB Gempa Bumi Menengah

 

KRB Gempa Bumi Rendah

 

KRB Gempa Bumi Sangat Rendah