Laporan Kebencanaan Geologi, 3 Januari 2022

esdm_kecil

Hari ini, Senin, 3 Januari 2022, Bencana Geologi yang terjadi sebagai berikut :

 

1. GUNUNG API

No.

Gunungapi

Status

Visual

Kegempaan

Rekomendasi

1

Semeru

(Jawa Timur)

SIAGA

●        Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah berwarna putih kelabu intensitassedang, tinggi 50-800 m dari atas puncak. Cuaca cerah, berawan, mendung hingga hujan. Angin lemah hingga sedang ke arah utara, timur laut, dan timur.

●        Terekam Gempa Letusan, namun secara visual tinggi dan warna kolom letusan tidak teramati.

●        Malam hari teramati api diam.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma serta aktivitas tektonik.

- 5 kali gempa Letusan

- 7 kali gempa Guguran

- 13 kali gempa Hembusan

- 5 kali getaran Tremor Harmonik

- 2 kali gempa Vulkanik Dalam

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

- 2 kali getaran banjir/lahar

 

●    Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

●    Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)

●    Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan

 

2

Merapi

(DIY dan Jawa Tengah)

●     Gunung api tertutup Kabut. Tidak teramati asap dari kawah utama. Cuaca berawan, hingga mendung. Angin lemah hingga sedang ke arah timur dan barat.

●     Teramati guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1500 meter ke arah barat daya.

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas magma.

- 152 kali gempa Guguran

- 8 kali gempa Hembusan

- 6 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

 

●    Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun pada radius 3 km dari puncak, sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.

●    Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

3

Ili Lewotolok

(Nusa Tenggara Timur)

●     Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 100-600 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan. Angin lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara.

●     Letusan terjadi disertai gemuruh lemah hingga sedang dan lontaran material pijar.

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas magma serta aktivitas tektonik

- 26 kali gempa Letusan/Erupsi

- 74 kali gempa Hembusan

- 31 kali getaran Tremor Non-Harmonik

- 4 kali getaran Tremor Harmonik

- 1 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

- 8 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-31.9 mm (dominan 10 mm)

 

●    Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

●    Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

 

4

Sinabung

(Sumatera Utara)

●     Gunung api jelas hingga tertutup Kabut, asap kawah teramati berwarna putih intensitas tebal dengan tinggi 50-150 m darai atas kawah puncak. Cuaca berawan, mendung dan hujan. Angin lemah ke arah barat, barat laut, dan barat daya.

 

 

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma serta aktivitas tektonik.

- 4 kali gempa Hybrid

- 3 kali gempa Tektonik Lokal

- 3 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G. Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara dan barat.

5

Ile Werung/Hobal

(Nusa Tenggara Timur)

WASPADA

●     Gunung api terlihat jelas hingga kabut. Asap kawah nihil. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah ke arah selatan dan barat.

Gempa terkait aktivitas   magma dan tektonik.

- 1 kali gempa Vulkanik Dalam

- 8 kali gempa Tektonik Jauh, dengan satu Terasa skala I MMI

 

 

●    Masyarakat direkomendasikan untuk sementara waktu agar menghindar aktifitas di sekitar pantai di area lokasi bualan dan menghindar berlayar/melaut di sekitar area tersebut, untuk mengantisipasi potensi perubahan/kenaikan muka air laut.

 

6

Sirung

(Nusa Tenggara Timur)

●     Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Asap kawah utama tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur.

 

Tidak terekam kejadian gempa

 

●    Masyarakat di sekitar G. Sirung maupun pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak/kawah G. Sirung.

 

7

Karangetang

(Sulawesi Utara)

●     Gunung api jelas hingga tertutup Kabut. Asap kawah utama teramati berwarna putih intensitas sedang hingga tebal dengan tinggi 150 m di atas puncak. Cuaca berawan, mendung hingga hujan. Angin lemah hingga sedang ke arah tenggara dan timur.

●     Teramati asap kawah II berwarna putih tipis hingga kelabu tebal tinggi 50-200 mm dari atas puncak, dan sinar api kl 10 m dari atas puncak.

 

Getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 14 kali gempa Hembusan

- 5 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo dominan 0.25 mm

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2,5 km serta sepanjang kali Malebuhe.

 

8

Anak Krakatau

(Lampung)

●     Gunung api jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis sampai sedang, tinggi 25-100 m dari atas puncak. Cuaca berawan, hingga mendung. Angin lemah hingga sedang ke arah timur.

●     visual CCTV jelas teramati asap putih tipis-sedang tinggi lk. 25-100 m. Ombak laut tenang.

 

Getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma.

- 1 kali gempa Low Frequency

Tremor Menerus, amplitudo 0.5-12 mm (dominan 2 mm)

 

●    Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah

9

Dukono

(Maluku Utara)

●     Gunung api tertutup Kabut. Asap kawah utama tidak teramati. Cuaca cerah, berawan hingga hujan. Angin bertiup lemah ke arah selatan.

 

Getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 2 kali gempa Tektonik Jauh

Tremor Menerus, amplitudo 0.5-4 mm (dominan 2 mm)

●    Masyarakat di sekitar G. Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km

10

Ibu

(Maluku Utara)

●     Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu, intensitas tipis hingga sedang, tinggi 200-1000 m di atas puncak.

●     Terjadi Guguran, namun secara visual, jarak dan arah luncuran tidak teramati.

●     Teramati Letusan dengan tinggi 200-1000 m dan warna asap putih dan kelabu.

 

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran, hembusan asap kawah dan aktivitas magma.

- 76 kali gempa Letusan/Erupsi

- 32 kali gempa Guguran

- 31 kali gempa Hembusan

- 28 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 5 kali getaran Tremor Harmonik

●    Masyarakat di sekitar G. Ibu dan pengunjung/ wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif G. Ibu.

11

Gamalama

(Maluku Utara)

●     Gunung api jelas hingga tertutup Kabut. Asap kawah utama teramati berwarna putih tipis dengan tinggi 10-20 m dari atas puncak. Cuaca berawan hingga mendung. Angin lemah, sedang hingga kencang ke arah tenggara dan selatan.

 

Gempa berkaitan dengan aktivitas tektonik.

- 1 kali gempa Tektonik Lokal

- 3 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat di sekitar G. Gamalama dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari kawah puncak G. Gamalama.

12

Kerinci

(Jambi, Sumatera Barat)

●     Gunung api jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwara putih intensitas tipis tinggi 50-150 m dari puncak. Cuaca cerah, mendung hingga hujan. Angin lemah ke arah timur laut.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma

- 42 kali gempa Hembusan

 

●    Masyarakat disekitar Gunungapi Kerinci dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak Gunungapi Kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

13

Bromo

(Jawa Timur)

●     Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 50-400 meter dari puncak. Cuaca cerah, berawan, mendung hingga hujan. Angin lemah ke arah timur dan timur laut.

 

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma.

- 2 kali gempa Vulkanik Dalam

- Getaran Tremor Menerus, amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.5 mm)

●    Masyarakat di sekitar G. Bromo dan pengunjung/wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G. Bromo.

 

14

Soputan

(Sulawesi Utara)

●     Gunung api jelas hingga tertutup Kabut. Asap kawah teramati berwarna putih tipis tinggi 10-20 m dari atas puncak. Cuaca berawan, mendung hingga hujan. Angin lemah hingga sedang ke arah selatan.

●     Terjadi guguran dengan jarak dan arah guguran tidak teramati

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 8 kali gempa guguran

- 1 kali getaran Tremor Harmonik

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak G. Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2,5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.

●    Mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng G. Soputan, seperti S. Ranowangko, S. Lawian, S. Popang dan Londola Kelewahu

 

15

Awu (Sulawesi Utara)

●     Gunung api tertutup Kabut Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah selatan.

Gempa berkaitan dengan aktivitas magma dan tektonik.

- 2 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 2 kali gempa Vulkanik Dalam

- 9 kali gempa Tektonik Jauh

 

●    Masyarakat dan pengunjung/wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G. Awu.

 

Keterangan warna:

 

LEVEL III (Siaga)

 

LEVEL II (Waspada)