Laporan Kebencanaan Geologi, 17 November 2021

esdm_kecil

Hari ini, Rabu 17 November 2021, Bencana Geologi yang terjadi sebagai berikut:

 

1. GUNUNG API

 

No.

Gunungapi

Status

Visual

Kegempaan

Rekomendasi

1

Merapi

(DIY dan Jawa Tengah)

SIAGA

  • Asap putih sedang-tebal tinggi 100 meter dari puncak.
  • Guguran lava pijar dengan jarak luncur 2000 meter ke arah baratdaya.

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan hembusan asap kawah, guguran dan   pertumbuhan kubah lava.

 

- 139 kali gempa Guguran

- 54 kali gempa Hembusan

- 34 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

- 2 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun pada radius 3 km dari puncak, sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.
  • Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

2

Ili Lewotolok

(Nusa Tenggara Timur)

  • Asap putih dan kelabu dengan intensitas tipis-tebal tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak.

 

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, hembusan asap kawah, dan   getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma.

 

- 6 kali gempa Letusan/Erupsi

- 115 kali gempa Hembusan

- 2 kali gempa Harmonik

- 24 kali gempa Tremor Non-Harmonik

- 1 kali gempa Low Frequency

- 2 kali gempa Vulkanik Dalam

- 1 kali gempa Tektonik Lokal

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5 mm (dominan 0.5 mm)

  • Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak/kawah G. Ili Lewotolok.
  • Masyarakat Desa Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk yang dapat disertai oleh awan panas dari bagian tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

 

3

Sinabung

(Sumatera Utara)

  • Asap putih tipis tinggi 100-400 meter dari puncak

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan hembusan asap kawah dan pertumbuhan kubah lava.

 

- 2 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Hybrid/Fase Banyak

- 3 kali gempa Tektonik Jauh

- 2 kali getaran banjir

  • Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara dan barat.

 

4

Sirung

(Nusa Tenggara Timur)

WASPADA

  • Gunungapi jelas, asap kawah tidak teramati.

 

-  1 kali gempa Hembusan

 

  • Masyarakat di sekitar G. Sirung maupun pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak/kawah G. Sirung.

5

Karangetang

(Sulawesi Utara)

  • Asap kawah utama putih tebal tinggi sekitar 50-150 meter dari puncak.
  • Asap kawah 2 putih sedang tinggi 50 meter dari puncak.

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan hembusan asap kawah dan getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma.

 

- 11 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 2 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0,25-1 mm (dominan 0,25 mm)

  • Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2,5 km serta sepanjang kali Malebuhe.

 

6

Semeru

(Jawa Timur)

  • Asap kawah kurang lebih 500m kearah Barat Daya berwarna putih kelabu

Gempa vulkanik yang berkaitan denga letusan dan hembusan asap kawah

 

- 66 kali gempa Letusan/Erupsi

- 1 kali gempa Guguran

- 9 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat/pengunjung/wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah/puncak G. Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak G. Semeru.

7

Anak Krakatau

(Lampung)

  • Asap putih tipis tebal tinggi 25-150 meter dari puncak.

Gempa vulkanik dan getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma.

 

- Tremor Menerus, amplitudo 1-8 mm (dominan 2 mm)

  • Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah

8

Dukono

(Maluku Utara

  • asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 100-500 meter dari puncak.

Gempa Vulkanik dan Getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma.

 

- 2 kali gempa Vulkanik Dangkal

- 5 kali gempa Vulkanik Dalam

- 2 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-4 mm (dominan 1 mm)

  • Masyarakat di sekitar G. Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 km

9

Ibu

(Maluku Utara)

  • Asap kawah utama putih dan kelabu tipis-tebal, tinggi 200-800 meter dari puncak.

 

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan dan hembusan asapa kawah.

 

- 60 kali gempa Letusan/Erupsi

- 78 kali gempa Guguran

- 10 kali gempa Hembusan

- 69 kali gempa Tremor Harmonik

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat di sekitar G. Ibu dan pengunjung/ wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif G. Ibu.

10

Gamalama

(Maluku Utara

  • asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 10-20 meter dari puncak.

Gempa vulkanik yang disertai laharan

 

- 8 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat di sekitar G. Gamalama dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari kawah puncak G. Gamalama.

11

Kerinci

(Jambi, Sumatera Barat)

  • Asap putih tipis tinggi 50 meter dari puncak

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan hembusan asap kawah

 

- 138 kali gempa Hembusan

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat disekitar Gunungapi Kerinci dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak Gunungapi Kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).

12

Bromo

(Jawa Timur)

  • Asap putih tipis tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak

Getaran menerus yang berkaitan dengan aktivitas magma

- 1 kali gempa Tektonik Jauh

- Tremor Menerus, amplitudo 0.5-1 mm (dominan 0.5 mm)

  • Masyarakat di sekitar G. Bromo dan pengunjung/wisatawan/ pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G. Bromo.

 

13

Soputan

(Sulawesi Utara)

  • Asap kawah tidak teramati.

Gempa vulkanik yang berkaitan dengan guguran dan hembusan asap kawah

- 6 kali gempa Guguran

- 32 kali gempa Harmonik

- 5 kali gempa Tektonik Jauh

  • Masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak G. Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2,5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.

 

2. GEMPA BUMI

 

Tanggal 16 November 2021 terjadi dua kejadian gempa bumi yang dirasakan.

No.

Waktu

Lokasi Gempa Bumi

Parameter

Gempa Bumi

Penyebab

Dampak

Gempa Bumi

Rekomendasi

1.

16/11/2021

09:29:29 WIB

Kabupaten Nabire, Provinsi Papua

Episenter : 3.42 LS 135.4 BT, 12,2 km timur laut kota Nabire, magnitudo (M4,2), kedalaman 26 km

Sesar aktif di sekitar episenter

Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan. Guncangan skala III MMI di Kab. Nabire

  • Masyarakat jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Nabire harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

2.

16/11/2021

10:42:29 WIB

Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah

Episenter : 0.13 LS 122.85 BT, 93 km utara Kota Luwuk, magnitudo (M4,8), kedalaman 151 Km

Penunjaman ganda Talaud-Mayu

Tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan. Guncangan skala II-III MMI di Kab. Banggai

  • Masyarakat jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab tentang gempa bumi dan tsunami.
  • Bangunan di Kabupaten Banggai harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi dan dilengkapi jalur serta tempat evakuasi.

 

3. GERAKAN TANAH

 

No

Lokasi Gerakan Tanah

Waktu Kejadian

Faktor Penyebab

Dampak

Rekomendasi

1

Kampung Cipanas RT 01/01, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, JABAR




Ket:

Koordinat longsor tidak ada/ belum terverifikasi

Selasa 16/11/2021

l  Batuannya tersusun batupasir, konglomerat, dan breksi (serta breksi gunungapi dan batugamping dari Formasi Rajamandala. Pelapukan dari breksi mudah terjadi longsor

l  Kemiringan lereng yang curam

l  Sistem drainase lereng yang kurang baik

l  Gerakan tanah dipicu oleh curah hujan yang tinggi.

l  Rumah rusak tertimbun longsor

 

sumber

https://jabar.inews.id/

berita/longsor-hantam-

rumah-di-cipatat-kbb-satu-

keluarga-nyaris-tertimbun

l  Masyarakar disekitar harap waspada terhadap potensi longsor susulan dan memantau retakan, rembesan sebagai tanda awal longsoran

l  Warga yang rumahnya rusak agar mengungsi dan waspada longsor susulan

l  Penataan air limpasan/ sistem drainase agar tidak dialirkan tebing rawan longsor.

l  Perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dan rawan longsor

2

Jalan Saguling, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, JABAR


Ket:

Koordinat longsor tidak ada/ belum terverifikasi

 

Selasa 16/11/2021

 

l  Batuannya tersusun batupasir, konglomerat, dan breksi (serta breksi gunungapi dan batugamping dari Formasi Rajamandala. Pelapukan dari breksi mudah terjadi longsor

l  Kemiringan lereng yang curam

l  Tebing tanpa perkuatan

l  Sistem drainase lereng yang kurang baik

 

l  Tebing longsor menimbun jalan

l  Jalur Cipongkor – Rongga tidak dapat dilewati dan terjadi antrean kendaraan

 

sumber

https://jabar.inews.id/

berita/material-longsor

-tutup-jalan-saguling-

rongga-aktivitas-warga

-lumpuh  

l  Pengguna jalan/ masyarakar disekitar harap waspada terhadap potensi longsor susulan dan memantau retakan, rembesan sebagai tanda awal longsoran

l  Diberlakukan buka tutup jalan untuk antisipasi longsor susulan

l  Pemotongan tebing dan perkuatannya harap memperhatikan kaidah geologi teknik/geoteknik

l  Penataan air limpasan agar tidak dialirkan tebing rawan longsor.

l  Perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dan rawan longsor

3

Jalan Jamin Ginting Km 50, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara

Selasa 16/11/2021

Malam hari

l  Batuannya tersusun tufa dan batuapung sehingga mudah runtuh ketika jenuh

l  Kemiringan lereng yang curam

l  Tebing tanpa perkuatan

l  Sistem drainase lereng yang kurang baik

 

l  Tebing longsor menimbun jalan

l  Akses jalan Sibolangit - Berastagi terganggu

 

https://medanbisnisdaily

.com/news/online/read/

2021/11/16/146088/

longsor_di_sibolangit_

jalur_medan_berastagi_

terputus_total/

 

 

l  Pengguna jalan/ masyarakar disekitar harap waspada terhadap potensi longsor susulan dan memantau retakan, rembesan sebagai tanda awal longsoran

l  Diberlakukan buka tutup jalan untuk antisipasi longsor susulan

l  Pemotongan tebing dan perkuatannya harap memperhatikan kaidah geologi teknik/geoteknik

l  Penataan air limpasan agar tidak dialirkan tebing rawan longsor.

l  Perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dan rawan longsor

 

 masyarakar disekitar harap waspada terhadap potensi longsor susulan dan memantau retakan, rembesan sebagai tanda awal longsoran

l  Diberlakukan buka tutup jalan untuk antisipasi longsor susulan

l  Pemotongan tebing dan perkuatannya harap memperhatikan kaidah geologi teknik/geoteknik

l  Penataan air limpasan agar tidak dialirkan tebing rawan longsor.

l  Perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dan rawan longsor

3

Jalan Jamin Ginting Km 50, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara

Selasa 16/11/2021

Malam hari

l  Batuannya tersusun tufa dan batuapung sehingga mudah runtuh ketika jenuh

l  Kemiringan lereng yang curam

l  Tebing tanpa perkuatan

l  Sistem drainase lereng yang kurang baik

 

l  Tebing longsor menimbun jalan

l  Akses jalan Sibolangit - Berastagi terganggu

 

https://medanbisnisdaily.com/news/online/read/2021/11/16/146088/longsor_di_sibolangit_jalur_medan_berastagi_terputus_total/

 

 

l  Pengguna jalan/ masyarakar disekitar harap waspada terhadap potensi longsor susulan dan memantau retakan, rembesan sebagai tanda awal longsoran

l  Diberlakukan buka tutup jalan untuk antisipasi longsor susulan

l  Pemotongan tebing dan perkuatannya harap memperhatikan kaidah geologi teknik/geoteknik

l  Penataan air limpasan agar tidak dialirkan tebing rawan longsor.

l  Perlu dilakukan bioengineering pada bukit yang terjal dan rawan longsor