G. Raung - Geologi

GEOLOGI 

Morfologi  

Puncak G. Raung merupakan kerucut terpotong dengan tonjolan dari sisa-sisa endapan lava an barangko-barangko dari sisa endapan piroklastik. Kaldera G. Raung berbentuk ellips, berukuran 1750x2250 m, dalamnya 400-550 m di bawah peatang, lereng kaldera sangat terjal.

Sektor barat G. Raung muncul sekelompok bukit (hillocks) sebagai sisa dari suatu longsoran puing raksasa dari kerucut gunungapi bagian barat. Gumuk-gumuk atau bukit-bukit kecil G. Raung ini merupakan sisa erosi dari suatu longsoran yang maha dahsyat, juga gumuk-gumuk piroklastik di dataran Jember kemungkinan besar karena terjadinya banjir masa batuan (banjir lahar).

G. Raung dikelilingi oleh kelompok tonjolan diantaranya : di sebelah utara G. Suket (2750 m), di timurlaut G. Lempeh (2932 m), di timur G. Jampit (2338 m), di selatan G. Wates (2796 m), di barat G. Gadung (2390 m), dan G. Pajungan (2352 m). 

Pola aliran sungai-sungai di G. Raung adalah radial, sedangkan di daerah kakinya pola alirannya adalah dendritik. Sungai-sungai yang berhulu di sekitar puncak diantaranya : Kali stail dan Kali Mangarang. Sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng diantaranya : K. Kajar, K. Gladagkundung, K. Telepon, K. Kohor, K. Basiran, dan K. Caken. Sungai-sungai tersebut mengalir antara Kalibaru dan Glenmore. Sungai-sungai antara Glenmore dan Rogojampi, terdiri dari K. Sempit, K. Porolinggo, K. Wadung, K. Jalen, K. Togung, K. Susulan, K. Bandeng, dan K. Binan. K. Satel di Gempol, mengalir ke utara lewat dinding timur G. Suket melalui lembah Gempol dan kampung Belawan, masuk K. Banyuputih. 

Beberapa kerucut yang mengelilingi G. Raung seperti G. Suket, G. Lempe, G. Gadung, G. Pajungan, dan G. Wates adalah gunungapi yang sebagian mungkin lebih tua dari G. Raung dan sebagian adalah gunungapi parasit. Menurut Taverne 1926, (dalam Djoharman, 1970) G. Suket dan G. Dampit berumur lebih tua dari G. Raung.

Stratigrafi

Menurut Sutawidjaja (1996), urutan stratigrafi daerah G. Raung dari tua ke muda adalah sebagai berikut:

 1. Satuan Tuf Jember 

Breksi dan tuf kasar merupakan batuan proklastik G. Raung paling bawah posisi stratigrafinya. Terkadang tuf yang berbutir kasar selang-seling dengan tuf abu dan tuf batu apung merupakan sisipan tipis di dalamnya. 

2. Satuan gumuk volkanik Sukowono 

Gumuk volkanik tersebar antara kaki G. Raung dan G. Iyang. Diduga bahwa gumuk sekitar Jember berasal dari aktifitas vulkanisme G. Raung, merupakan sisa erosi dari endapan volkanik G. Raung. 

3. Satuan breksi Raung 

Hampir dua pertiga lembar Jember bagian barat dan utara ditutupi endapan volkanik dari G. Raung dan G. Argopuro. Lava, breksi dan tuf merupakan bagian utama.

 4. Satuan lava Raung 

Singkapan di kawasan Kalibaru, morfologinya dicerminkan oleh punggungan yang terdiri dari lava andesit skoria. Satuan ini tertutup lapisan tipis abu gunungapi yang paling muda yang masih lepas sifatnya.

3

Peta Geologi Gunungapi Raung