Press Release Aktivitas Vulkanik G. Gamalama 14 September 2022

gamalama-1

Gunungapi Gamalama secara administratif terletak dalam wilayah Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Gunungapi Gamalama dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Jl facei sabia belakang kel. Sangaji utara kec. Ternate utara kota ternate, maluku utara.

Aktivitas vulkanik G. Gamalama berfluktuasi sejak Januari 2022, dengan kegempaan didominasi oleh Gempa Tektonik jauh dan Gempa Tektonik Lokal. Tingkat aktivitas pada saat ini berada pada Level II (WASPADA) sejak 10 Maret 2015. Erupsi terakhir terjadi pada tanggal 4 Oktober 2018 dengan tinggi kolom abu 250 meter dari puncak.

Perkembangan terakhir aktivitas G. Gamalama hingga 14 September 2022 pukul 06.00 WIB sebagai berikut :

  1. Terjadi peningkatan Gempa Vulkanik Dalam pada tanggal 14 September 2022. Pada pukul 00.00 – 06.00 WIB terekam 9 kali Gempa VA dengan amplitude maksimum 2 – 3 mm dan lama gempa 8 – 14 detik.
  2. Secara umum data kegempaan hingga 14 September 2022 pukul 24.00 WIB cenderung fluktuatif dan masih didominasi oleh Gempa Tektonik Jauh dan Gempa Tektonik Lokal yang berkaitan dengan aktivitas tektonik regional di sekitar kepulauan Halmahera.
  3. Secara visual teramati asap kawah utama berwarna putih dan cokelat dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 5-250 meter dari puncak.

Pada Kondisi seperti diatas, dan mengingat karateristik precursor erupsi  G. Gamalama, maka potensi bahaya yang kemungkinan besar terjadi adalah Erupsi Freatik dengan ancaman bahaya untuk saat ini berupa lontaran material dari kawah utama melanda wilayah dengan radius 1.5. km dari pusat erupsi. Hujan abu tipis dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung dari arah dan kecepatan angin.

Berdasarkan hasil pengamatan, analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 14 September pukul 12.00 WIB, maka tingkat aktivitas G. Gamalama masih tetap pada Level II (Waspada). 

Rekomendasi pada tingkat aktivitas Level II (Waspada) ini adalah: Masyarakat di sekitar G. Gamalama dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan/mendekati G. Gamalama pada radius 1.5 km dari kawah/ puncak. Pada musim hujan, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di G. Gamalama agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar.

PETA KAWASAN RAWAN BENCANA G. GAMALAMA DAN REKOMENDASI DALAM TINGKAT AKTIVITAS LEVEL II (WASPADA).

Gamalama