Press Release Aktivitas Vulkanik G. Marapi 2 September 2022

Gunungapi Marapi secara administratif terletak dalam wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Gunung Marapi dipantau secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berada di Jl. Prof. Hazairin no 168 Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Aktivitas vulkanik G. Marapi berfluktuasi sejak Januari 2022, dan tingkat aktivitas pada saat ini berada pada Level II (WASPADA) sejak 3 Agustus 2011.

Perkembangan terakhir aktivitas G. Marapi hingga 1 September 2022 pukul 24.00 WIB sebagai berikut :

  1. Telah terjadi kecenderungan inflasi dari data deformasi (Tiltmeter) untuk stasiun sekitar puncak dan kecederungan deflasi (pengempisan) pada bagian lereng.
  2. Data kegempaan hingga 1 September 2022 pukul 24.00 WIB cenderung fluktuatif dan didominasi oleh kegempaan yang berasosiasi dengan aktivitas hidrotermal.
  3. Secara visual aktivitas letusan tidak teramati selama 8 bulan terakhir dan hanya di dominasi oleh hembusan dengan ketinggian sekitar 50 - 100 m di atas puncak.

Pada Kondisi seperti diatas, potensi bahaya yang kemungkinan besar terjadi adalah Erupsi Freatik dengan ancaman bahaya untuk saat ini berupa lontaran material kawah dan abu yang berpotensi melanda wilayah dengan radius 3 km dari pusat erupsi Kawah Verbeek.

Berdasarkan hasil pengamatan, analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 2 September pukul 12.00 WIB, maka tingkat aktivitas G. Marapi masih tetap pada Level II (Waspada).

Rekomendasi pada tingkat aktivitas Level II (Waspada) ini adalah: Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan/mendekati G. Marapi pada radius 3 km dari kawah/ puncak.

 

LAMPIRAN

PETA KAWASAN RAWAN BENCANA G. MARAPI DAN REKOMENDASI DALAM TINGKAT AKTIVITAS LEVEL II (WASPADA).

Marapi 020922