Penurunan Tingkat Aktivitas G. Gamkonora

Penurunan tingkat aktivitas G. Gamkonora Provinsi Maluku Utara dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal)

Evaluasi aktivitas G. Gamkonora hingga 29 Juni 2022, sebagai berikut:

Pendahuluan

Gunungapi Gamkonora merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Halmahera. Puncak tertinggi gunungapi ini 1635 m diatas permukaan laut. Secara administrasi berada pada Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Letusan dan peningkatan kegiatan vulkanik dalam sejarahnya sejak tahun 1564/1565 sampai saat ini telah tercatat sebanyak 13 kali dan semua terjadi di kawah puncak. Letusan terakhir terjadi pada bulan 24 Januari 2013.

Pada Letusan 24 Januari 2013, peningkatan kejadian gempa vulkanik dan energi gempa vulkanik terjadi sejak awal Januari hingga pertengahan Januari 2013. Aktivitas kegempaan relatif tenang selama sekitar 6 hari, kemudian disusul dengan terekamnya tremor menerus selama 2 hari dan letusan terjadi pada 24 Januari 2013. Karena secara visual maupun instrumental masih terpantau peningkatan, maka Tingkat aktvitas Gunung Anak Gamkonora dinaikkan dari level I (Normal) menjadi level II (Waspada) pada 1 Juli 2013.

Pengamatan visual

Pengamatan visual G. Gamkonora pada umumnya Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi 20-60 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang dominan ke arah utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat dan barat laut. Suhu udara berkisar antara 27-31°C.

Pengamatan instrumental

Sistem pemantauan kegempaan Gunung Gamkonora selama periode 1 Juni hingga 29 Juni 2022 dapat beroperasi dengan baik dalam memantau aktivitas vulkanik secara menerus. Hasil pemantauan selama periode ini terekam sebanyak 1 kejadian gempa Vulkanik Dalam, 1 kejadian gempa Vulkanik Dangkal, 5 kejadian gempa Tektonik Lokal, dan 83 gempa Tektonik Jauh.

Evaluasi

 

  1. Berdasarkan sejarah erupsinya, potensi bahaya letusan G. Gamkonora berupa letusan yang bersifat freatik (letusan uap). Namun demikian tetap harus diwaspadai potensi bahaya berupa awan panas, aliran lava, lontaran batu (pijar), dan gas beracun di kawasan puncak dan sekitarnya hingga radius 1.5 km. 
  2. Secara visual pada periode 1 Januari – 29 Juni 2022 hembusan asap kawah masih sering teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan ketinggian berkisar antara 20 - 60 meter diatas puncak. Belum terpantau perubahan yang signifikan pada aktivitas hembusan asap kawahnya. 
  3. Pemantauan secara instrumental menggunakan seismograf menunjukkan rekaman kegempaan didominasi oleh jenis gempa Tektonik Jauh rata-rata terjadi 4 kejadian per-hari, gempa vulkanik (Vulkanik Dalam dan Vulkanik Dangkal) sangat jarang terjadi. 
  4. Perlu diwaspadai terjadinya letusan freatik yang tidak didahului oleh gejala peningkatan vulkanik yang signifikan, namun hanya dipicu oleh kejadian gempa tektonik yang menggangu kondisi magma pada sistem di bawah permukaan Gunung Gamkonora. 

IV. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta potensi ancaman bahayanya, dinilai tingkat aktivitas G. Gamkonora dapat diturunkan dari LEVEL II (WASPADA) ke LEVEL I (NORMAL) terhitung mulai tanggal 30 Juni 2022 pukul 11:00 WIT.
  2. Dalam tingkat aktivitas Level I (NORMAL), direkomendasikan sebagai berikut:
  • Masyarakat di sekitar G. Gamkonora dan pengunjung/wisatawan untuk tidak mendekati dan mengunjungi Kawah dalam radius 1 km dari Puncak G. Gamkonora.
  • Agar masyarakat tetap mewaspadai terjadinya letusan freatik yang tidak didahului oleh gejala peningkatan vulkanik yang signifikan.
  • Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten agar selalu berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Gamkonora di Desa Gamsungi, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat atau dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.
  • Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kabupaten Halmahera Barat, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi G. Gamkonora setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id dan/atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play.

 

 

LAMPIRAN 1:

 

Lampiran 1. Tinggi asap di Gunung Gamkonora periode 1 Januari - 29 Juni 2022 dan arah angin dominan selama periode 1 Juni - 29 Juni 2022.

grafik-1

grafik-2

Lampiran 2. Gempa Harian Gunungapi Gamkonora periode 1 Januari hingga 29 Juni 2022, dan kegempaan selama periode 1 Juni hingga 29 Juni 2022

grafik-3

grafik-4

Lampiran 3. Peta Kawasan Bencana Gunungapi Gamkonora

KRB Gamko