Erupsi G. Sinabung – Sumatera Utara 28 Juli 2021

Sinabung 290721

Erupsi G. Sinabung, 28 Juli 2021 pkl. 13:20 WIB (Sumber foto: PVMBG - Pos PGA Sinabung)

 

G. Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, mengalami erupsi tidak menerus sejak tahun 2013. Karakter erupsi berupa letusan eksplosif disertai dengan pembentukan kubah lava di bagian puncak. Tingkat aktivitas adalah Level III (Siaga) sejak 20 Mei 2019.

Selama 1 hingga 19 Juli 2021, telah terjadi 4 (empat) kali erupsi menghasilkan kolom erupsi dengan tinggi 700 sd 1000 m. Pada 28 Juli 2021, pukul 13:20 WIB terjadi erupsi dengan tinggi kolom abu lk.  4500 m,  terekam di seismogram sebagai Gempa Letusan dengan amplitude 120 mm dan durasi 742 detik.

Erupsi ini di ikuti awan panas letusan dengan jarak luncur 1000 ke arah timur dan 1000 m ke arah tenggara, dengan arah angin dominan ke timur dan selatan. Terjadi hujan abu cukup lebat di sektor timur G. Sinabung (Kecamatan Namanteran, Merdeka dan Berastagi). Hujan abu tipis – sedang terjadi di Kecamatan Simpang Empat.

Analisis:

  1. Kejadian Erupsi pada 28 Juli 2021 merupakan karakter erupsi G. Sinabung yang telah terjadi sejak tahun 2013. Gejala erupsi ditandai dengan peningkatan Gempa Hybrid dan Vulkanik Dalam beberapa hari sejak tanggal  23 Juli 2021.
  2. Pengamatan visual dan kegempaan hingga 28 Juli 2021 pukul 19.00 WIB menunjukkan fluktuasi. Pasca erupsi terekam Tremor serta Gempa Hybrid yang menujukan suplai magma masih terjadi. Pada pkl. 18:30 WIB terjadi aliran lahar di sektor timur G. Sinabung.

 Potensi bahaya:
  1. Erupsi eksplosif masih berpotensi terjadi, namun ancamannya hingga saat ini masih berada pada radius rekomendasi pada Level III (SIAGA).
  2. Kejadian Erupsi, awan panas guguran, awan panas letusan dan guguran batuan (lava pijar) berpotensi terjadi, meliputi sektor selatan, timur hingga tenggara dalam radius 4 - 5 km, sedangkan sebaran material erupsi berukuran abu bisa terbawa lebih jauh tergantung arah dan kecepatan angin.
  3. Lahar berpotensi terjadi di lembah-lembah sungai yang berhulu di G. Sinabung terutama akibat curah hujan yang tinggi.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental hingga 28 Juli 2021, dinilai tingkat aktivitas vulkanik G. Sinabung masih pada Level III (SIAGA).

Rekomendasi:

  1. Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di desa – desa yang sudah di relokasi, di dalam radius 3 km dari puncak G. Sinabung, serta radius 4 km untuk sektor timur - utara, dalam jarak 5 km untuk sektor Selatan-timur G. Sinabung.
  2. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.
  3. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar