Tanggapan Kejadian Gerakan Tanah Di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara

Tanggapan bencana gerakan tanah di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara, berdasarkan berita dari:

1. Lokasi dan waktu kejadian :

Gerakan tanah terjadi di Kawasan proyek pembangunan PLTA Batang Toru Jalan R17 K4+100 Brigade 6, Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara. Gerakan tanah ini terjadi pada hari Kamis, 29 April 2021 sekitar pukul 18.20 WIB.

 

2. Jenis bencana :

Bencana gerakan tanah yang terjadi merupakan jenis longsoran bahan rombakan pada tebing setinggi 50 meter. Material longsoran menimbun pemukiman dan aliran Sungai Batang Toru yang berada di bawahnya.

 

3. Dampak gerakan tanah :
  • 3 (tiga) orang ditemukan meninggal dunia,
  • 9 (Sembilan) orang diperkirakan masih tertimbun,
  • 2 (dua) unit rumah tertimbun.

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum morfologi di daerah bencana berada di jalur pergunungan Bukit Barisan yang merupakan kawasan hutan lindung. Kawasan tersebut umumnya bergelombang kuat dan berlereng terjal dan berbukit (kemiringan 15% - 40%).
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Padangsidempuan dan Sibolga, Sumatera (Aspden JA, dkk, 1982), secara regional satuan batuan ini termasuk dalam satuan Ignimbrit Rodasitan. Diperkirakan material longsoran berupa tanah pelapukan hasil pelapukan dari material vulkanik yang berupa endapan ignimbrite tersebut.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan April 2021 (PVMBG-Badan Geologi) di Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, daerah bencana termasuk dalam daerah Potensi terjadi gerakan tanah menengah-tinggi. Artinya pada daerah ini berpotensi tinggi terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

 

5. Faktor penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena :
  • Kemiringan lereng yang cukup terjal;
  • Material penyusun lereng yang mudah longsor;
  • Infiltrasi air permukaan yang meresap ke dalam tanah dan meningkatkan kejenuhan lereng, sehingga membuat lereng menjadi tidak stabil;
  • Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama yang turun sebelum kejadian gerakan tanah.

 

6. Rekomendasi Teknis :

  • Masyarakat yang berada disekitar lokasi bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan deras yang berlangsung lama karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
  • Segera membersihkan material longsoran yang menimbun daerah pemukiman dan aliran sungai. Hal ini untuk menghindari terjadinya penyumbatan aliran sungai yang bisa menyebabkan banjir bandang.
  • Pemotongan dan penanganan lereng harus memperhatikan dan  mengikuti kaidah – kaidah geoteknik dan geologi teknik.
  • Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat.
  • Segala penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
  • Lokasi ini masih berpotensi untuk terjadi gerakan tanah susulan, sehingga perlu sosialisasi dan kewaspadaan bagi masyarakat di sekitar lokasi bencana.
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

 

Lampiran

Batangtoru 1 (010521)

Gambar 1. Peta Lokasi Gerakan Tanah di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.


Batangtoru 2 (010521)

Gambar 2. Peta Geologi Kecamatan Marancar dan sekitarnya, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara

 

Batangtoru 3 (010521)

Gambar 3. Peta  Prakiraan Wilayah Terjadinya Gerakan Tanah Pada Bulan April 2020, Kabupaten Tapanuli Selatan

 

TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN

 BULAN APRIL 2021

Batangtoru 4 (010521)

Keterangan :

Batangtoru 5 (010521)

 

Batangtoru 6 (010521)

Foto 1. Gerakan tanah yang terjadi di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatra Utara (Sumber : kompas.com)