Tanggapan Kejadian Gerakan Tanah Di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

Tanggapan bencana gerakan tanah di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan berita dari:

 

1. Lokasi dan waktu kejadian :

Gerakan tanah terjadi di Kawasan PLTA Plengan Indonesia Power, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Gerakan tanah ini terjadi pada hari Selasa, 20 April 2021 sekitar pukul 00.00 WIB.

 

2. Jenis bencana :

Bencana gerakan tanah yang terjadi merupakan jenis longsoran bahan rombakan yang menimbun aliran Sungai Cisangkuy dan mempunyai potensi berkembang menjadi aliran bahan rombakan/banjir bandang jika curah hujan tinggi.

 

3. Dampak gerakan tanah :
  • Akses jalan yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Pulosari, Desa Margamulya dan Desa Lamajang serta akses menuju daerah wisata Curug Ceret tertutup,
  • Longsoran mengancam operasional PLTA Plengan.

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum morfologi di Desa Pulosari berupa lereng perbukitan yang berada pada ketinggian 1445 meter di atas permukaan laut (dpl).
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Garut dan Pemeungpeuk, Jawa (M. Alzwar, 1992) daerah bencana disusun oleh Endapan Rempah Lepas Gunungapi Tua Tak Teruraikan yang terdiri dari tuf hablur halus – kasar, breksi tufaan mengandung batuapung dan endapan lahar tua bersifat andesit – basalan (Qopu)
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan April 2021 (PVMBG-Badan Geologi) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, daerah bencana termasuk dalam daerah Potensi terjadi gerakan tanah menengah-tinggi. Artinya pada daerah ini berpotensi tinggi terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

 

5. Faktor penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena :
  • Kemiringan lereng yang cukup terjal;
  • Material penyusun lereng yang bersifat poros dan mudah luruh jika terkena air;
  • Infiltrasi air permukaan yang meresap ke dalam tanah dan meningkatkan kejenuhan lereng, sehingga membuat lereng menjadi tidak stabil;
  • Hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama yang turun sebelum kejadian gerakan tanah.

 

6. Rekomendasi Teknis :

  • Masyarakat yang berada disekitar lokasi bencana agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan deras yang berlangsung lama karena masih berpotensi terjadinya gerakan tanah susulan;
  • Segera membersihkan material longsoran yang menimbun aliran sungai. Hal ini untuk menghindari terjadinya penyumbatan aliran sungai yang bisa menyebabkan banjir bandang. Dalam membersihkan atau membuka alur sungai yang tertimbun material longsoran harap memperhatikan cuaca dan potensi longsoran susulan
  • Melandaikan lereng pada tebing longsor dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng (rekayasa teknis) dengan mengikuti kaidah – kaidah geoteknik.
  • Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat.
  • Segala penanganan longsoran agar memperhatikan cuaca, agar tidak dilakukan pada saat dan setelah hujan deras, karena daerah ini masih berpotensi terjadi gerakan tanah susulan.
  • Lokasi ini masih berpotensi untuk terjadi gerakan tanah susulan, sehingga perlu sosialisasi dan kewaspadaan bagi masyarakat di sekitar lokasi bencana.
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

 

LAMPIRAN

Pangalengan 1 (260421)

Gambar 1. Peta Lokasi Gerakan Tanah di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

Pangalengan 2 (260421)

Gambar 2. Peta gelogi Desa Pulosari dan sekitarnya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

 

Pangalengan 3 (260421)

Gambar 3. Peta   Prakiraan Wilayah Terjadinya Gerakan Tanah Pada Bulan April 2020, Kabupaten Bandung


TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN BANDUNG

 BULAN APRIL 2021

Pangalengan 4 (260421)

Keterangan :

Pangalengan 5 (260421)

 

Pangalengan 6 (260421)

Foto kenampakan gerakan tanah yang terjadi di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat (sumber : xxxxx)