Laporan Pemeriksaan Gerakan Tanah Dan Banjir Bandang Tahap Ii, Di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

Menindaklanjuti surat dari Bupati Lebak No. 360/21   -BPBD Tanggal 14 Januari 2020 perihal permohonan survey/kajian teknis kelayakan lahan, berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, berikut disampaikan kondisi calon lahan relokasi:

1. Lokasi calon lahan relokasi:

Calon lahan relokasi terletak di Dusun Buluheun, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong yang secara geografi terletak pada koordinat 06º 34’ 08,9” LS dan 106º 24’ 35,2” BT. Elevasi 238 m.

 

2. Kondisi daerah bencana :
  • Morfologi, Morfologi daerah bencana berupa perbukitan bergelombang dengan kemiringan lereng secara umum berkisar antara 10°-15° pada bagian bawah dan 20°- 25° pada bagian atas. Calon lahan relokasi terletak pada elevasi antara 230 – 290 meter di atas permukaan laut.
  • Geologi, Berdasarkan Peta Geologi Lembar Leuwidamar, Jawa (Sujatmiko dan S. Santosa, 1992), secara regional calon lahan relokasi terletak pada batuan intrusi diorite kuarsa (Tmqd).  Di bawah batuan tersebut terendapkan satuan yang tersusun oleh batulempung, betulempung pasiran, dan lignit dari Anggota Batulempung dari Formasi Bojong Manik (Tmbc). Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, secara umum batuan tersusun oleh breksi gunungapi, tuf, dan lava. Sebagian besar batuan tersebut telah teralterasi menjadi lempung. Kondisi di permukaan sebagian besar telah mengalami pelapukan tinggi.
  • Keairan, Keairan dalam kondisi melimpah. Air permukaan berupa aliran air mata air, di beberapa titik terdapat mata air, sedangkan limpasan air hujan pada badan jalan mengalir melalui saluran drainase di beberapa tempat.
  • Tata guna lahan, Tata guna lahan pada bagian hulu berupa hutan dan kebun campuran. Sedangkan pada bagian hilir terdapat sawah dan jalan raya yang dapat dilalui oleh kendaraan roda 4.
  • Kerentanan gerakan tanah, Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Lebak, Banten (PVMBG, Badan Geologi), calon lahan relokasi terletak pada zona potensi terjadi gerakan tanah Menengah. Artinya, daerah ini mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

 

3. Potensi Gerakan Tanah :

Pada saat pemeriksaan calon lahan relokasi di Dusun Buluheun, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong tidak terdapat gerakan tanah/longsoran baru maupun lama (gambar 2). Potensi gerakan tanah yang harus diantisipasi adalah gerakan tanah tipe cepat jika pembangunan pemukiman di kedua lahan ini tidak sesuai dengan persyaratan teknis serta dibangun pada lahan yang mempunyai kemiringan lereng sekitar 20 º.

 

4. Kesimpulan dan Rekomendasi

Kesimpulan

Berdasarkan kondisi geologi, morfologi, kerentanan gerakan tanah dan fasilitas umum yang menunjang, dan pertimbangan kejadian gerakan tanah sebelumnya,  dapat disimpulkan sebagai berikut:

  • Lokasi calon lahan relokasi di Dusun Buluheun, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong ini cukup layak untuk dijadikan lahan relokasi, pada lereng yang berkemiringan <15º.
  • Secara geologi kondisi batuan di daerah tersebut sebagian adalah batuan intrusi diorite kuarsa berupa batuan beku yang berada diatas batulempung, betulempung pasiran, dan lignit dari Anggota Batulempung dari Formasi Bojong Manik (Tmbc).

Rekomendasi Teknis

  • Lokasi pemukiman/bangunan harus menjauh dari lahan yang kemiringannya  berkisar dari 15- 20º dan alur mata air.
  • Lokasi pemukiman/bangunan harus menjauh dari alur air.
  • Melakukan penataan lereng melalui proses rekayasa teknis yang baik dan sesuai dengan kebutuhan.
  • Lahan kosong/sisa (area tak terbangun) dan lokasi tempat rencana pembuangan urugan yang dikupas sebagai dampak dari pematangan lahan dan pembangunan baru perlu ditanami kembali dengan tanaman penutup antara lain rumput-rumputan dan penanaman pepohonan yang berakar kuat dan dalam untuk menjaga stabilitas tanah dan daya dukung lingkungan, dilengkapi dengan parit atau selokan kedap air untuk membuang air permukaan.
  • Perlu penanganan pencegahan erosi pada material buangan
  • Tipe bangunan yang baik adalah dengan bahan konstruksi ringan untuk mengurangi pembebanan pada tanah. Pondasi agar mencapai batuan dasar/keras, jangan sampai menumpang pada lapisan tanah lunak untuk menghindari rusaknya bangunan jika terjadi longsoran tipe lambat.
  • Penataan drainase (sistem aliran air permukaan dan buangan air limbah rumah tangga) harus dikendalikan dengan saluran yang kedap air, dengan ditembok atau pemipaan, diarahkan langsung ke arah lembah/sungai, untuk menghindari peresapan air ke tanah sehingga dapat memicu terjadinya gerakan tanah.
  • Hindari pembuatan kolam dan lahan basah (pesawahan) di sekitar pembangunan baru nanti, agar tidak membebani lereng.
  • Agar dipertimbangkan jarak antara rumah/bangunan beserta sarana penunjangnya, jangan sampai terlalu dekat dengan tebing terjal dan jangan terlalu padat, hal ini untuk mengurangi pembebanan lereng.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hanya menyampaikan potret potensi bencana geologi, dalam hal ini bencana gerakan tanah, dan tidak berhak melarang dan mengijinkan pembangunan pada lahan relokasi di lokasi ini. Untuk itu PVMBG sangat merekomendasikan dalam pembangunan harus menyesuaikan dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Lebak.

 

LAMPIRAN

Lebak 1 (290120)

Gambar 1  Peta lokasi calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 2 (290120)

Gambar 2  Peta geologi calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 3 (290120)

Gambar 3  Peta ZKGT calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 4 (290120)

Gambar 4  Peta Kelerengan calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 5 (290120)

Gambar 5  Peta situasi calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 6 (290120)

Gambar 6  Penampang A-B calon lahan relokasi di Desa Banjar Irigasi, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak

 

Lebak 7 (290120)

Foto 1 (a) Kondisi jalan cukup baik dan dapat dilalui oleh kendaraan roda 4 di calon lahan relokasi di Dusun Buluheun, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong (kiri) (b)Tata guna lahan berupa hutan dan kebun campuran di calon lahan relokasi