Tanggapan Amblasan Tanah Kec. Cenrana, Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan

Tanggapan atas terjadinya amblasan tanah di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, berdasarkan pemberitaan https://regional.kompas.com pada hari Selasa, 24 Desember 2019. Sumber berita: 

1. Lokasi dan waktu kejadian:

Gerakan tanah terjadi di Dusun Tana Takko, Desa Lebbo Tengae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pasda hari Senin 23 Desember 2019.

 

2. Jenis bencana:

Bencana yang terjadi adalah amblasan tanah (sinkhole) yang terjadi di sekitar areal persawahan. Amblasan tanah pada awalnya berukuran kecil dan terus berkembang hingga mencapai diameter 15 meter.

 

3. Dampak gerakan tanah:
  • Amblasnya tanah di areal persawahan dengan diameter 15 meter dan kedalaman 3 meter.

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum lokasi bencana merupakan perbukitan bergelombang yang berada pada ketinggian antara 390 sampai dengan 450 meter di atas permukaan laut sedangkan lokasi amblasan tanah berada pada lahan pedataran. Di sekitar lokasi amblasan tanah mengalir sungai besar Kaloro Laiya yang mengalir pada alur lembah yang diapit oleh perbukitan di sebelah timur dan baratnya.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Ujungpandang, Benteng, dan Sinjai, Sulawesi (Sukamto dan Supriatna, 1982), lokasi ini tersusun oleh endapan aluvium yang terdiri dari kerikil, pasir, lempung, lumpur, dan batugamping koral. Di bagian bawahnya terendapkan batuan lebih tua dari Formasi Camba yang terdiri dari batuan sedimen laut berselingan dengan batuan gunungapi. Di bagian bawah Formasi Camba terendapkan batuan dari Formasi Tonasa berupa batugamping yang lebih tua lagi.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Terjadi Gerakan Tanah di Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Desember 2019 (Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), Kecamatan Cenrana termasuk dalam zona potensi terjadi gerakan tanah Menengah sampai Tinggi. Artinya daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

 

5. Faktor penyebab terjadinya gerakan tanah diperkirakan:
  • Pelarutan gamping oleh air yang membentuk rongga dan aliran bawah permukaan.
  • Invasi atau terobosan aliran air sungai ke dalam rongga atau aliran bawah permukaan.
  • Curah hujan yang tinggi sebagai pemicu terjadinya amblasan tanah.
  • Peningkatan volume air sungai seiring curah hujan yang tinggi mengakibatkan bertambahnya intensitas penerobosan air sehingga pelarutan dan pembentukan rongga atau aliran bawah permukaan semakin berkembang.

 

6. Rekomendasi:

Mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi dan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa , direkomendasikan sebagai berikut:

  • Penduduk yang tinggal pada lokasi yang berdekatan dengan lokasi amblasan tanah, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah turun hujan.
  • Tidak melakukan aktivitas pada lokasi yang berdekatan dengan lokasi amblasan tanah.
  • Melakukan pemantauan mandiri dan intensif terhadap perkembangan amblasan tanah. Jika terus berkembang dan mendekat ke arah permukiman agar segera dilaporkan kepada pemerintah daerah setempat.
  • Masyarakat agar mematuhi rambu-rambu peringatan bahaya yang sudah dipasang oleh aparat di sekitar lokasi amblasan tanah.
  • Masyarakat  agar mengikuti arahan yang disampaikan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah Kabupaten Maros dan Provinsi Sulawesi dalam penanganan fenomena amblasa tanah ini.

 

LAMPIRAN

Maros 1 (251219)

Gambar 1. Peta Lokasi Amblasan Tanah di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

 

Maros 2 (251219)

Gambar 2. Peta Geologi Daerah Tana Takko dan sekitarnya Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan

 

Maros 3 (251219)

Gambar 3. Peta Prakiraan Wilayah Terjadi Gerakan Tanah, Provinsi Sulawesi Selatan pada Bulan Desember 2019

  

TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

KABUPATEN MAROS, PROVINSI SULAWESI SELATAN

 BULAN DESEMBER  2019

Maros 4 (251219)

Keterangan

Maros 5 (251219)