Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Perairan Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Tanggal 5 Mei 2021

Mentawai 050521

I. Informasi Gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 5 Mei Mei 2021, pukul 08:24 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,62° BT dan 2,04° LS (3 km tenggara Tua Pejat, Sumatera Barat) dengan magnitudo (M5,8) pada kedalaman 29 km. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 99,78° BT dan 2,02° LS dengan kekuatan M5,8 dan kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,715° BT dan 2,012° LS, dengan magnitudo M5,6 pada kedalaman 23,1 km.

 

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di perairan barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Berdasarkan tatanan tektonik Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera. Wilayah yang berdekatan dengan sumber gempa bumi adalah Kepulauan Mentawai yang disusun oleh batuan berumur Pra Tersier (batuan metamorf, melange/bancuh), batuan berumur Tersier (batuan sedimen), dan endapan Kuarter (aluvial pantai, sungai dan rawa). Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah lapuk dan endapan Kuarter umumnya bersifat urai, lepas, tidak kompak, dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, maka kejadian gempa bumi tersebut berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.

 

IV. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat, belum ada informasi terkait korban jiwa dan kerusakan bangunan yang diakibatkan gempa bumi ini. Berdasarkan data BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Mentawai dengan intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity), di Painan sebesar III-IV MMI, di Padang dan Pariaman dengan intensitas III MMI, serta di Bukittinggi, Padang Panjang, dan Payakumbuh sebesar II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena lokasi pusat gempa bumi berada di darat/ di Pulau Sipora.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.