Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Tanggal 3 Mei 2021

I. Informasi Gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Senin, 3 Mei Mei 2021, pukul 00:46 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,66° BT dan 2,34° LS (35 km tenggara Tua Pejat, Sumatera Barat) dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 29 km. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 99,79° BT dan 2,36° LS dengan kekuatan 5,6 Mw dan kedalaman 27 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,732° BT dan 2,372° LS, dengan magnitudo M5,6 pada kedalaman 16,4 km.

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di perairan barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Berdasarkan tatanan tektonik Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera. Wilayah yang berdekatan dengan sumber gempa bumi adalah Kepulauan Mentawai yang disusun oleh batuan bancuh berumur Pra-Tersier dan batuan sedimen berumur Tersier, serta wilayah barat Sumatera Barat yang dominan disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier dan Kuarter serta batuan Vulkanik Kuarter. Jenis batuan berumur muda seperti alluvium dan batuan Kuarter biasanya bersifat urai dan mengamplifikasi guncangan gempa bumi.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.

IV. Dampak gempa bumi

Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Tuapejat (Kep. Mentawai) dengan intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity), di Padang dengan intensitas II-III MMI, serta di Bukittinggi, Indragiri Hilir, Pariaman, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok, Solok Selatan, dan Su.gai Penuh sebesar II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi terkait kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

V. Rekomendasi

  1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.

30521Mentawai