Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Perairan Selatan Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Tanggal 16 April 2021

Analisis geologi kejadian gempa bumi di perairan selatan Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, tanggal 16 April 2021 pukul 10:42:05 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di perairan selatan Pulau Sumbawa pada koordinat 10,51°LS dan 116,96°BT dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 21 km dan berjarak sekitar 197 km Selatan Tenggara kota Taliwang (Ibukota Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat). Menurut data dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 116.951° BT dan 10,326°LS dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 22,7 km. Berdasarkan informasi  GeoForschungsZentrum (GFZ) lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 116,99° BT dan 10,49° LS, dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 10 km.  

2. Kondisi geologi daerah terlanda gempa bumi

Wilayah yang terdekat dengan pusat gempa bumi yaitu daerah pesisir di bagian selatan Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kabupaten Sumbawa Barat. Daerah tersebut merupakan morfologi dataran pantai, lembah dan perbukitan pada bagian tengah. Batuannya berumur Tersier (terdiri-dari batuan terobosan/ intrusi, batupasir, batulempung, batugamping dan batuan rombakan gunungapi) dan endapan Kuarter (berupa endapan aluvial pantai, sungai dan batuan rombakan gunungapi muda). Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat lepas, urai, lunak, belum kompak  (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi, kedalaman pusat gempa bumi, dan data mekanisme sumber (focal mechanism) dari USGS Amerika Serikat, kejadian gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia di perairan selatan Pulau Sumbawa dengan mekanisme sesar naik (kedudukan N 256°E, dip 31°, rake 42°). Lokasi pusat gempa bumi ini berjarak sekitar 20,1 km sebelah utara dari pusat gempa bumi tanggal 15 April 2021.

4. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini debut belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut data BMKG guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Sumbawa pada skala intensitas III MMI (Modified Mercally Intensity), di Mataram dan Denpasar pada skala intensitas II MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut,  karena energinya tidak cukup untuk menyebabkan terjadinya tsunami. 

5. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

sumbawabarat16