Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Selatan Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Tanggal 15 April 2021

Analisis geologi kejadian gempa bumi di perairan selatan Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Kamis, tanggal 15 April 2021 pukul 17:36:22 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Samudera Hindia pada koordinat 10,69°LS dan 116,94°BT dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 44 km dan berjarak sekitar 216 km Selatan Taliwang (Ibukota Kabupaten Sumbawa Barat), Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurut data dari The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 117,047° BT dan 10,593°LS dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi GeoForschungsZentrum (GFZ) lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 116,99° BT dan 10,50° LS, dengan magnitudo (M5,4) pada kedalaman 10 km.

2. Kondisi geologi daerah terlanda gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan bagian selatan Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Daerah tersebut pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan, lembah dan dataran terutama pada daerah dekat sungai dan pantai. Batuannya adalah berumur Tersier (terdiri-dari batuan sedimen, batugamping dan batuan rombakan gunungapi) dan endapan Kuarter (berupa endapan aluvial pantai, sungai dan batuan rombakan gunungapi muda). Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat lepas, urai, lunak, belum kompak  (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi. 

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, kejadian gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia di perairan selatan Pulau Sumbawa. Sumber gempa bumi tersebut pada umumnya memperlihatkan mekanisme sesar naik.

4. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut data BMKG guncangan gempa bumi dirasakan di daerah Mataram dan Sumbawa pada skala intensitas III MMI (Modified Mercally Intensity) dan di daerah Denpasar dengan skala intensitas II MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut,  karena energinya tidak cukup untuk menyebabkan terjadinya tsunami. 

5. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

peta sumbawa barat3