Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Barat Daya Tanggamus, Provinsi Lampung Tanggal 12 April 2021

I. Informasi gempa bumi

 Gempa bumi terjadi pada hari Senin tanggal 12 April 2021, pukul 08:52:26 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak di Teluk Semangko pada koordinat 104.63° BT dan 5.55° LS, dengan magnitudo M5.2 pada kedalaman 95 km, berjarak 9 km barat daya Tanggamus, provinsi Lampung. Informasi dari United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa bumi pada koordinat 104.629° BT dan 6.232° LS dengan magnitudo M4.9 pada kedalaman 75 km. Berdasarkan data GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman lokasi pusat gempa bumi pada koordinat 104.62° BT dan 5.48° LS dengan magnitudo M4.9 pada kedalaman 125 km.

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan, lembah dan dataran pantai. Daerah tersebut pada umumnya disusun oleh batuan berumur Pra Tersier (terdiri-dari dari batuan metamorf), Tersier (terdiri-dari batuan sedimen dan rombakan gunungapi) dan endapan Kuarter (terdiri-dari aluvial pantai, sungai, rawa, dan batuan rombakan gunungapi muda). Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Batuan berumur Pra Tersier, Tersier yang telah mengalami pelapukan  dan endapan Kuarter pada umumnya bersifat urai, lepas, belum kompak, dapat bersifat memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Mekanisme pada umumnya berupa sesar naik. Lokasi penunjaman lempeng ini tersebar di barat pulau Sumatera, selatan Jawa, selatan Bali dan Nusa Tenggara dan membelok di Kepulauan Maluku.

IV. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat tidak ada korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut informasi BMKG. guncangan di sekitar lokasi pusat gempa bumi diperkirakan pada skala II - III MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak mengakibatkan terjadinya tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.

V. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak jelas sumbernya mengenai gempa bumi dan tsunami
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang kekuatannya lebih kecil.

120421