Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Tanggal 10 April 2021

Analisis geologi kejadian gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021 pukul 16:30:45 WIB. Menurut data BMKG, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 3,99°LU dan 124,73°BT dengan magnitudo (M6,0) pada kedalaman 295 km, berjarak sekitar 93 km barat laut kota Tahuna (ibu kota Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara). Berdasarkan data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 124,668° BT dan 4,107° LU, dengan magnitudo (M6,1) pada kedalaman 311,3 km. Menurut data GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 124,75° BT dan 4,17° LU, dengan magnitudo (M6,0) pada kedalaman 317 km.

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan yang tertutupi oleh batuan rombakan gunungapi muda, lembah dan dataran pada daerah pantai. Batuannya merupakan endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi yang sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. Selain itu morfologi perbukitan terjal yang tertutup oleh batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempa bumi kuat di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu. Jenis mekanisme pada sumber gempa bumi ini pada umumnya merupakan sesar naik yang berarah relatif utara – selatan. 

4. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut data BMKG guncangan gempa bumi di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe diperkirakan pada skala II – III MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk mengakibatkan terjadinya deformasi dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

5. Rekomendas

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami. 
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

100421_sulut