Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Tanggal 13 Maret 2021

Analisis geologi kejadian gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara sebagai berikut:


1. Informasi gempa bumi

 Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021 pukul 03:14:05 WIB di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Menurut informasi dari BMKG lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 4,92 °LU dan 126,57°BT, dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 62 km, berjarak sekitar 101,2 km utara Kota Melonguane (ibu kota Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara). 

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan daerah Kabupaten Kepulauan Talaud. Morfologinya berupa perbukitan, lembah dan dataran pantai. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi muda yang sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. 

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu. Jenis mekanisme pada sumber gempa bumi ini pada umumnya merupakan sesar naik yang berarah relatif utara – selatan. Daerah ini telah beberapa kali mengalami kejadian gempa bumi merusak. Kejadian terakhir terjadi pada tanggal 9 September 2020 yang mengakibatkan bencana berupa korban luka-luka dan kerusakan bangunan. Kejadian gempa bumi tersebut bersumber dari aktivitas penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu

4. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut informasi BMKG guncangan gempa bumi terasa di daerah Kabupaten Kepulauan Talaud pada skala III-IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut namun energinya tidak cukup untuk mengakibatkan terjadinya deformasi bawah laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

5. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami. 
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

 

talaud