Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Tanggal 10 Maret 2021

Minahasa 110321

Bersama ini, kami sampaikan analisis geologi kejadian gempa bumi di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2021 pukul 19:50:00 WIB. Menurut data BMKG, lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 1,02°LU dan 124,49°BT dengan magnitudo (M4,3) pada kedalaman 10 km dan berjarak sekitar 20,4 km barat daya kota Amurang (ibu kota Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara). Berdasarkan data dari The United States Geological Survey (USGS), Amerika Serikat, lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 124,538° BT dan 0,962° LU, dengan magnitudo (M4,5) pada kedalaman 25,3 km dan berjarak sekitar 24,9 km selatan kota Amurang (ibu kota Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara).

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak di darat di daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan, lembah dan dataran terutama pada daerah dekat sungai serta pantai. Batuannya terdiri-dari batuan berumur Tersier (batuan rombakan gunung api dan batuan sedimen) dan endapan Kuarter (aluvial sungai, pantai dan rombakan gunung api muda yang sebagian telah mengalami pelapukan). Sebagian batuan berumur Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. Selain itu morfologi perbukitan yang tertutup oleh batuan rombakan gunungapi berumur Tersier dan Kuarter yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempa bumi kuat di daerah Kabupaten Minahasa Selatan.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif yang terdapat di sekitar lokasi pusat gempa bumi. Sesar aktif ini belum diketahui karakteristiknya. Berdasarkan data DEMNAS terlihat kelurusan berarah barat laut – tenggara di sekitar lokasi pusat gempa bumi.

4. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut data BMKG guncangan gempa bumi di sekitar lokasi pusat gempa bumi diperkirakan pada skala III – IV MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena lokasi pusat gempa bumi terletak di darat.

5. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang kekuatannya semakin mengecil.