Analisis Geologi Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Kepulauan Sangihe Dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Tanggal 7 Maret 2021

 Sangihe 070321

Bersama ini, kami sampaikan analisis geologi kejadian gempa bumi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, sebagai berikut:

1. Informasi gempa bumi

Kejadian gempa bumi terjadi pada hari Minggu tanggal 7 Maret 2021 pukul 11:43:25 WIB. Menurut data BMKG, lokasi pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 4,59°LU dan 125,82°BT dengan magnitudo (M5,0) pada kedalaman 133 km, berjarak sekitar 115,5 km barat laut kota Melonguane (ibu kota Kabupaten Kepulauan Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara) dan berjarak sekitar 115,8 km timur laut kota Tahuna (ibu kota Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara).

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan, lembah dan dataran pada daerah pantai. Batuannya merupakan endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi yang sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. Selain itu morfologi perbukitan terjal yang tertutup oleh batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah bila dipicu guncangan gempa bumi kuat di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas penunjaman ganda Punggungan Talaud Mayu. Jenis mekanisme pada sumber gempa bumi ini pada umumnya merupakan sesar naik yang berarah relatif utara – selatan.

4. Dampak gempa bumi

Hingga laporan ini dibuat belum ada informasi korban jiwa dan kerusakan akibat kejadian gempa bumi ini. Menurut data BMKG guncangan gempa bumi di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud diperkirakan pada skala II – III MMI. Kejadian gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk mengakibatkan terjadinya deformasi dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

5. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.