Tanggapan Gempa Bumi Di Perairan Selatan Banten, Tanggal 5 November 2020

I. Informasi Gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Kamis, 5 November 2020, pukul 05:21 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 106,05°BT dan 7,57°LS (74 km baratdaya Bayah, Banten) dengan magnitudo M5,2 pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi dari GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 105,83°BT dan 7,58°LS dengan kekuatan M4,7 dan kedalaman 10 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 106,105°BT dan 7,412° LS, dengan magnitudo M5,0 pada kedalaman 47,6 km.

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di perairan selatan  Provinsi Banten atau di bagian barat Pulau Jawa. Tatanan tektonik Pulau Jawa dipengaruhi oleh zona tunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan. Kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan melanda wilayah selatan Provinsi Banten dan sebagian Provinsi Jawa Barat (Pelabuhan Ratu dan Sukabumi) yang tersusun oleh batuan sedimen dan Vulkanik berumur Tersier, serta batuan Vulkanik Kuarter. Guncangan gempa bumi akan dirasakan lebih kuat pada daerah yang tersusun batuan Tersier yang terlapukan serta batuan berumur muda yang bersifat urai dan belum kompak sehingga dapat mengamplifikasi guncangan gempa bumi. 

III. Penyebab gempa bumi

 Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya (47,6 km; USGS), gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa bagian barat. Gempa bumi ini merupakan gempa bumi interface yang terjadi pada bidang gesek antara kedua lempeng tersebut.

IV. Dampak gempa bumi

 Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Panggarangan dengan intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity), di Sukabumi dengan intensitas  II-III MMI, dan di Pelabuhan Ratu sebesar II MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

V. Rekomendasi

  1. Masyarakat diiimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

 

==========

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi - KESDM

 

banten1152020