Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Tanggal 1 September 2020

bintang-Papua

Laporan tanggapan kejadian gempa bumi di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan hasil analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi  sebagai berikut:


1. Informasi gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Selasa, 1 September 2020 pukul 01:19:28 WIB. Menurut data BMKG, lokasi pusat gempa bumi terletak di darat pada koordinat 4.95°LS dan 140.18°BT dengan magnitudo (M5,1) pada kedalaman 19 km, berjarak sekitar 49,8 km barat kota Oksibil yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua.

2. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Lokasi pusat gempa bumi terletak di daerah Kabupaten Pegunungan Bintang. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan, lembah dan dataran. Daerah tersebut tersusun oleh batuan berumur Pra Tersier (batuan metamorf, meta sedimen), Tersier (batuan sedimen, batugamping) dan sebagian endapan Kuarter yang terdiri – dari endapan sungai. Sebagian batuan berumur Pra Tersier dan Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat urai, lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi. Selain itu morfologi perbukitan yang tertutup oleh batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan akan berpotensi terjadi gerakan tanah/ longsor bila dipicu guncangan gempabumi kuat di daerah Kabupaten Pegunungan Bintang.

3. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi pusat gempa bumi. Berdasarkan data peta seismotektonik dari Badan Geologi, sesar aktif tersebut merupakan sesar naik dan berarah barat laut – tenggara. 

4. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat kejadian gempa bumi ini. Guncangan gempa bumi di sekitar lokasi pusat gempa bumi diperkirakan pada skala III - IV MMI (Modified Mercally Intensity). Kejadian gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena lokasi pusat gempa bumi terletak di darat.

5. Rekomendasi

  1. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami. 
  2. Masyarakat agar menghindari lereng terjal yang berpotensi terjadi gerakan tanah dipicu guncangan gempa bumi dan bangunan yang mengalami kerusakan.
  3. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

=============

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

Badan Geologi – KESDM