Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 18 - 24 November 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  1. Aktivitas G. Sinabung: Tidak ada kejadian erupsi eksplosif maupun efusif. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup Kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak. Seismograf merekam 19 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa Tornillo, 1 kali Gempa Low Frequency, 2 kali Gempa Tektonik Lokal, 34 kali Gempa Tektonik Jauh.
  2. Aktivitas G. Anak Krakatau: Tidak ada kejadian erupsi. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup Kabut.  Asap kawah tidak teramati. Seismograf merekam 7 kali Gempa Hembusan, 6 kali Gempa Low Frequency,  6 kali Gempa Vulkanik Dangkal,  1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 24 kali Gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-8 mm (dominan 2 mm).
  3. Aktivitas G. Slamet: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Seismograf merekam  3.602 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Tektonik Jauh, 20 kali Gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-3 mm (dominan 2 mm).
  4. Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini, di G. Merapi tidak terjadi letusan. Namun demikian pada tanggal 19 November 2019 terjadi kenaikan yang signifikan gempa LF dengan jumlah 12 kali dan disertai dengan naiknya gas CO2.Secara visual cuaca kabut, mendung, berawan, malam hingga pagi teramati cerah. Terjadi hujan tertinggi 35 mm/jam selama 50 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 21 November 2019.Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian maksimum 50 m di atas puncak kawah yg terjadi pada tanggal  20 dan 21 November 2019.Seismograf merekam: 34 kali Gempa Guguran, 25 kali Gempa MP, tidak terjadi Gempa Hembusan, 17 kali Gempa LF, 3 kali gempa Vulkanik Dangkal, 7 kali terjadi Gempa Vulkanik Dalam, 16 kali Gempa Tektonik.Berdasar data yang ada yaitu: kegempaan, deformasi, kimia, serta visual, pasca letusan tanggal 17 November 2019, aktivitas G. Merapi minggu ini mengalami penurunan pada hampir semua kegempaan, kecuali kegempaan LF. Namun demikian tidak berarti penurunan jumlah kegempaan ini adalah penurunan aktivitas.Jumlah kegempaan LF dan VA yang masih relatif tinggi ini mengindikasikan bahwa masih adanya suplai magma dari dalam serta menunjukan aktivitas yg terjadi di G. Merapi. Potensi adanya letusan masih ada, namun dengan perkiraan bahaya masih ada di area 3 km dari puncak. Sehingga rekomendasi yg diberikan masih sesuai dengan aktivitas saat ini.
  5. Aktivitas G. Karangetang: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari Kawah Utama dan Kawah Dua dengan ketinggian 50-300 meter, bertekanan lemah hingga sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Guguran lava teramati keluar dari Kawah Utama ke arah Kali Pangi, Kali Nanitu dan Kali Sense lebih kurang 700-1.750m. Pada malam hari teramati sinar api dari puncak kawah (Kawah Utama dan Kawah Dua). Seismograf merekam 896 kali Gempa Guguran, 93 kali Gempa Hembusan, 9 kali Tremor Harmonik, 11 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 5 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal dan 115 kali Gempa Tektonik Jauh (2 kali di antaranya terasa MMI I). Tremor Menerus dengan amplitudo 0,25 - 12 mm.
  6. Aktivitas G. Agung: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dengan ketinggian 50-100 meter di atas puncak, bertekanan lemah berwarna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 1 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam dan dan 26 kali Gempa Tektonik Jauh.

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana

  1. Pengiriman Tim Tanggap Darurat G. Agung, Bali.
  2. Pengiriman Tim Tanggap Darurat G. Karangetang, Sulawesi Utara.
  3. Pengiriman Tim Tanggap Darurat Gempa bumi di Lamongan, Jawa Timur.
  4. Hari Jumat-Minggu tanggal 22 November - 1 Desember 2019,  Penyelidikan Pasca Tsunami Tanjung Lesung, Banten.

 

3. Kegiatan Survei/Pemetaan
Pada periode ini tidak dilaksanakan kegiatan survei/pemetaan.

 

4. Kegiatan Lain

  1. Hari Senin tanggal 18 November 2019, melaksanakan rapat koordinasi dengan BPBD DIY (Workshop).
  2. Hari Senin-Kamis tanggal 18-21 November 2019, menghadiri Talkshow Amblesan di Semarang.
  3. Hari Senin-Sabtu tanggal 18-23 November 2019, melaksanakan  Sosialisasi Kebencanaan Gerakan Tanah di Donggala, Sulawesi Tengah.
  4. Hari Senin-Minggu, 18-24 November 2019, pengiriman Tim Sosialisasi G. Lamongan.
  5. Hari Selasa tanggal 19 November 2019, rapat pembahasan akhir bersama dengan BMKG-ESDM/BG-Kemkumham-Setneg tentang draft Rancangan Perpres Penguatan Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami di Lantai 3 Gedung A, Kantor Pusat BMKG.
  6. Hari Selasa tanggal 19 November 2019, pelaksanaan sosialisasi ke BPBD Boyolali di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
  7. Hari Selasa tanggal 19 November 2019, menerima kunjungan IAIN Kudus - Jawa Tengah.
  8. Hari Selasa-Rabu tanggal 20 -21  November 2019, Sosialisasi Cekungan Bandung dan Pengenalan potensi liquifaksi Jakarta, di Jakarta.
  9. Hari Rabu tanggal 20 November 2019, mengikuti rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah tentang aktivitas Merapi terkini di Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
  10. Hari Rabu tanggal 20 November 2019, sosialisasi ke BPBD Klaten di Balerante, Kabupaten Klaten.
  11. Hari Rabu tanggal 20 November 2019,  menghadiri pembukaan acara Tsunami Aceh, di BMKG.
  12. Hari Rabu-Selasa tanggal 21-26 November 2019, Penyelidikan Pasca Bencana Gerakan Tanah  untuk identifikasi jalur jalan rawan longsor di Sumatera Utara.
  13. Hari Kamis tanggal 21 November 2019, menerima kunjungan  dari Teknik Sipil dan Lingkungan UGM.
  14. Hari Kamis-Jumat tanggal 21-22 November 2019, menghadiri Rakor IKN dan melakukan kompilasi data geologi untuk IKN, di Badan Geologi, Jakarta.
  15. Hari Jumat tanggal 22 November 2019,  FGD RDTR BWP Bojongsoang dan BWP Tegalluar, Kabupaten Bandung.
  16. Hari Jumat-Rabu tanggal 23-27 November 2019, Penyelidikan Pasca Bencana untuk Relokasi di Majalengka, Jawa Barat.
  17. Hari Sabtu tanggal 23 November 2019, menjadi narasumber di seminar Peran Ilmu Kebumian Dalam Manajemen Bencana Geologi, lobi Hotel Merapi-Merbabu, Yogyakarta.
  18. Hari Sabtu-Minggu tanggal 23-24 November 2019, kaji cepat gerakan tanah untuk fenomena "sinkhole" di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, atas permintaan Kepala BNPB.