Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 11 – 17 November 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  1. Aktivitas G. Sinabung: Tidak ada kejadian erupsi eksplosif maupun efusif. Gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, tinggi sekitar 50-300 meter dari puncak. Seismograf merekam 22 kali gempa Hembusan, 2 kali gempa Tornillo, 2 kali gempa Low Frequency, 2 kali gempa Vulkanik Dalam, 37 kali gempa Tektonik Jauh.
  2. Aktivitas G. Anak Krakatau: Erupsi masih terjadi. Pengamatan visual dengan menggunakan CCTV di daerah sekitar kawah teramati asap kawah utama dengan ketinggian maksimum 25-150 meter dari dasar kawah, bertekanan lemah dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Kejadian erupsi teramati menghasilkan kolom erupsi berwarna kelabu hitam intensitas tebal dengan ketinggian  maksimum 300 meter dari dasar kawah. Seismograf merekam 1 kali gempa Letusan/Erupsi, 6 kali gempa Hembusan, 13 kali gempa Low Frequency,  1 kali gempa Vulkanik Dangkal,  3 kali gempa Vulkanik Dalam, 4 kali gempa Tektonik Lokal, 2 kali gempa Tektonik Jauh, 22 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-10 mm (dominan 2 mm).
  3. Aktivitas G. Slamet: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, tinggi sekitar 25-50 meter dari puncak. Seismograf merekam  4.823 kali gempa Hembusan, 2 kali gempa Tektonik Jauh, 22 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5-4 mm (dominan 3 mm).
  4. Aktivitas G. Merapi: Pada minggu ini di G. Merapi terjadi awanpanas letusan pada tanggal 17 November 2019 pukul 10:46 WIB dengan tinggi kolom 1.000 meter di atas puncak dan durasi 155 detik. Awanpanas diperkirakan meluncur < 1 km ke Kali Gendol. Terjadi hujan abu tipis ke arah barat dengan jarak maksimum 15 km. Letusan ini diawali adanya kenaikan kegempaan pd tanggal 15-16 November 2019. Seismograf mencatat gempa VA sebanyak 15 kali/hari dan MP 75 kali/hari. Peningkatan kegempaan ini diduga mencerminkan akumulasi tekanan gas di bawah permukaan kubah yg berasal dari dapur magma di kedalaman > 3 km.Secara visual cuaca kabut, mendung, berawan, malam hingga pagi teramati cerah. Terjadi hujan tertinggi 26 mm/jam selama 25 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 10 November 2019.Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, mencapai ketinggian maksimum 5.000 meter di atas puncak kawah yg terjadi pada tanggal  17 November 2019.Seismograf merekam: 1 kali gempa awanpanas, 56 kali gempa Guguran, 150 kali gempa MP, 2 kali gempa Hembusan, 8 kali gempa LF, 2 kali gempa Vulkanik Dangkal, 36 kali terjadi gempa Vulkanik Dalam, 11 kali gempa Tektonik.Berdasar data yang ada yaitu: kegempaan, deformasi, kimia, serta visual, aktivitas G. Merapi minggu ini mengalami kenaikan aktivitas ditandai dengan adanya awanpanas letusan. Aktivitas Merapi saat ini masih fluktuatif. Kenaikan kegempaan yg relatif tinggi adalah kegempaan guguran, VA dan MP. Sedangkan kegempaan lainnya relatif sama dibanding dengan satu minggu yang lalu.Jumlah kegempaan VA dan VB yg relatif tinggi ini mengindikasikan bahwa masih adanya suplai magma dari dalam serta menunjukan aktivitas yg terjadi di G. Merapi. Potensi adanya letusan masih ada, namun dengan perkiraan bahaya masih ada di area 3 km dari puncak. Sehingga rekomendasi yg diberikan masih sesuai dengan aktivitas saat ini.
  5. Aktivitas G. Karangetang: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dan kawah dua dengan ketinggian 75-400 meter, bertekanan lemah hingga sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Guguran lava teramati keluar dari Kawah Utama ke arah Kali Pangi, Kali Nanitu dan Kali Sense lebih kurang 700-1.750 meter. Pada malam hari teramati sinar api dari puncak kawah (Kawah Utama dan Kawah Dua). Seismograf merekam 592 kali gempa Guguran, 66 kali gempa Hembusan, 6 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 5 kali gempa Vulkanik Dalam, 1 kali gempa Tektonik Lokal dan 271 kali gempa Tektonik Jauh (25 kali di antaranya terasa MMI I-IV). Tremor Menerus dengan amplitudo 0,25 - 13 mm.
  6. Aktivitas G. Agung: Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap dari kawah utama dengan ketinggian 50-100 meter di atas puncak, bertekanan lemah berwarna putih dan intensitas tipis. Seismograf merekam 1 kali Gempa Hembusan, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal dan dan 58 kali Gempa Tektonik Jauh.

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana

  1. Pengiriman Tim Tanggap Darurat erupsi G. Agung.
  2. Pengiriman Tim Tanggap Darurat erupsi G. Karangetang.

 

3. Kegiatan Survei/Pemetaan

  1. Hari Jumat-Rabu, tanggal 15 s.d  20 November 2019, di Maluku, mengirim Tim Kaji Cepat Mitigasi Gerakan Tanah Desa Sila, Nusa Laut, atas permintaan BPBD Maluku.

 

4. Kegiatan Lain

  1. Hari Minggu-Jumat, tanggal 10 - 15 November 2019, melakukan Sosialisasi Gempa bumi dan tsunami di SD dan SMP di Kota Bengkulu.
  2. Hari Senin tanggal 11 November 2019, Rapat lanjutan draft BMKG tentang Rancanan Perpres Penguatan Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami, di Kantor Biro Hukum ESDM.
  3. Hari Senin tanggal 11 November 2019, di Hotel Sari Pasific, Jakarta menghadiri Persiapan FGD Membangun Kembali Ambon, diskusi diikuti oleh Satker  Pemerintah Kota Ambon, Badan Geologi, UI, ITB dan UNPATTI. Acara diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Ambon dan dipimpin oleh Walikota Ambon.
  4. Hari Senin tanggal 11 November 2019, di Jakarta, menghadiri pembahasan Renstra KESDM untuk RPJMN (Bappenas) pada  "one and one meeting" Badan Geologi dan Biro Perencananaan KESDM.
  5. Hari Selasa, tanggal 12 November 2019, di Jakarta, mengikuti  Rakor lintas Sektor RTRW Kab. Sumba Tengah & Kab. Sumba Barat Daya dipimpin Dirjen Tata Ruang. Acara dihadiri oleh SKPD kedua kabupaten dan K/L terkait.
  6. Hari Selasa tanggal 12 November 2019, melaksanakan sosialisasi ke Desa Sidorejo Kabupaten Klaten (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB, Kabupaten Klaten).
  7. Hari Rabu tanggal 13 November, menerima kunjungan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran Geografi Kabupaten Bantul.
  8. Hari Rabu tanggal 13 November 2019, menerima tamu dari BIG dan melayani rapat konsultasi mengenai peta multirawan bencana/multi bahaya geologi.
  9. Hari Rabu dan Jumat, tanggal 13 dan 15 November 2019, di Bandung, melakukan Penyusunan Rekomendasi untuk antisipasi ratusan rumah retak terancam longsor atas  permintaan BPBD Kabupaten Ciamis dan Garut.
  10. Hari Rabu sampai dengan Sabtu, tanggal 13 - 16 November 2019, melakukan rapat koordinasi Bidang MGT dan BPPTKG terkait instalasi Sensor Gerakan Tanah di Majalengka, di BPPTKG Yogyakarta.
  11. Hari Kamis tanggal14 November 2019, menghadiri rapat penyusunan peta Atlas IKN di Pusat Survei Geologi, Bandung.
  12. Hari Kamis tanggal 14 November 2019, Pelatihan kepemimpinan melalui metoda "Performance Coaching", diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia KESDM, bertempat di PPSDMA Jl. Cisitu, Bandung.
  13. Hari Kamis tanggal 14 November  2019, melaksanakan rapat koordinasi ke Balai Taman Nasional Merbabu. 
  14. Hari Kamis tanggal 14 November 2019, melaksanakan rapat koordinasi (FGD) dengan BPBD DIY.
  15. Hari Jumat tanggal 15 November 2019, menjadi narasumber dalam Rakor Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Jawa Tengah, di Surakarta. PVMBG menyampaikan potensi gempa bumi, tsunami, gerakan tanah dan gunungapi di Jawa Tengah. Narasumber dari PVMBG diwakili oleh Kepala BPPTKG dan Kabid MGB.
  16. Hari Jumat tanggal 15 November 2019, rapat koordinasi dengan Kepala BPBD Sumatera Utara tentang kemungkinan penurunan status G. Sinabung, Ruang Rapat lantai 2, Gedung AF Lasut II, Bandung.
  17. Hari Jumat tanggal 15 November 2019, melaksanakan rapat evaluasi pemeliharaan alur sungai kali putih ke Balai Taman Nasional Gunung Merapi.
  18. Hari Jumat tanggal 15 November 2019, melaksanakan sosialisasi "Memahami Gempa Megathrust" di Gereja St. Petrus Paulus Gunung Kidul (Yayasan Karinakas keuskupan Agung Semarang).