Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Benana Geologi Periode 6 - 12 Mei 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi.

  1. Aktivitas G. Sinabung: Selama minggu ini terjadi 3 kali erupsi eksplosif. Letusan pertama pada Tanggal 07 Mei 2019 Pukul 06:41 WIB, tinggi kolom abu 2000 m dari puncak, condong ke arah timur-tenggara, abu jatuh ke Desa Sukandebi. Letusan kedua Tanggal 11 Mei 2019 Pukul 20:39 WIB, tidak teramati kolom abu tetapi teramati sinar api di puncak. Letusan ketiga Pada Tanggal 12 Mei 2019 Pukul 12:33 WIB, teramati hembusan putih kelabu tebal ketinggian tidak teramati karena kabut (hembusan abu dipagi hari disertai sinar api). Secara visual umumnya gunung cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 700 m di atas puncak. Seismograf merekam 3 kali Gempa Letusan (amplituda naksimum 5-120 mm dan durasi 28 menit 7 detik sampai 42 menit 49 detik), 43 kali Gempa Hembusan, 5 kali Gempa Tremor Non-Harmonik, tremor menerus dengan amplitudo 0.5-2 mm, 6 kali Gempa Tornillo, 28 kali Gempa Low Frequency, 9 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 9 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 17 kali Gempa Tektonik Jauh.
  2. Gunungapi Agung:Pada minggu ini terjadi 2 kali erupsi tipe eksplosif/letusan pada Tanggal 06 Mei 2019 Pukul 22:55 WITA dan Tanggal 12 Mei 2019 Pukul 22:29 WITA. Letusan pertama diikuti lontaran material pijar yang jatuh sekitar kawah dan di pos tidak terdengar suara dentuman. Kolom letusan putih kelabu mencapai ketinggian maksimum 2000 m di atas puncak, abu menyebar ke arah barat dan tidak ada laporan jatuhan abu. Sedangkan letusan kedua cukup besar dan terdengar suara dentuman di Pos Rendang. Dari foto visual di lereng utara kolom abu mencapai ketinggian sekitar 3300 m dari puncak (Menurut VAAC Darwin distribusi abu di udara mencapai ketinggian maksimum 6700 m dari permukaan laut) condong ke arah tenggara- timur- timurlaut. Desa di lereng timur yang terpapar abu adalah Dusun Kedampal Desa Datah. Lontaran material pijar keluar kawah di dalam radius 4 km dalam arah radial dan lontaran terjauh ke arah lereng tenggara. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih ketebalan sedang mencapai ketinggian 50-100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 2 kali Gempa Letusan (amplituda maksimum 25 mm dan durasi 2 menit 5 detik sampai 2 menit 16 detik), 8 kali Gempa Hembusan, 7 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 28 kali Gempa Tektonik Jauh.
  3. Aktivitas G. Anak Krakatau: Pada minggu terjadi 20 kali erupsi tipe letusan kecil. Letusan tidak diikuti oleh hembusan kolom asap atau abu. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut, teramati hembusan asap kawah putih tebal mencapai ketinggian 150 m dari puncak. Seismograf merekam 20 kali Gempa Letusan, 17 kali Gempa Hembusan, 28 kali Gempa Low Frequency, tremor menerus dengan amplitudo 1-43 mm, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 4 kali Gempa Vulkanik Dalam. 
  4. Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava. Pada minggu ini tidak terjadi awan panas guguran (APG). Arah guguran dominan ke tenggara (Kali Gendol). Volume kubah lava minggu ini sama dengan hasil pengukuran Tanggal 09 Mei 2019 yaitu sebesar 458.000 m3. Sebagian besar ekstrusi lava yang terjadi langsung gugur ke hulu Kali Gendol. Secara visual cuaca didominasi mendung, berawan dan hujan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 250 m di atas puncak kawah pada Tanggal 07 Mei 2019. Seismogram merekam 149 kali Gempa Guguran, 16 kali Gempa MP, 15 kali Gempa Hembusan, 8 kali Gempa LF, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 6 kali Gempa Tektonik. 

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  1. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gunungapi Sinabung Sumatera Utara dan Tim Tanggap Darurat Gunungapi Agung Bali.
  2. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah untuk kaji cepat gerakan tanah atas permintaan BPBD Kabupaten Bogor.

 

3. Kegiatan Survey/Pemetaan.

  1. Mengirim Tim Survei Gempa Bumi untuk Penyelidikan Geologi Terpadu Mikrozonasi Gempa bumi Cekungan Bandung, Tanggal 05-16 Mei 2019.
  2. Mengirim Tim Pemetaan Gerakan Tanah Cekungan Bandung Bagian Selatan dan Utara Skala 1:50000. 

 

4. Kegiatan Lain.

 

  1. Tanggal 07 Mei 2019 menghadiri FGD dalam rangka pembahasan isu strategis pada kawasan rawan bencana di Kabupaten Garut di Hotel Grand Tebu, Jl. LLRE Martadinata No. 207, Bandung.
  2. Tanggal 07 Mei 2019 menghadiri rapat koordinasi persiapan Posko Lebaran di Gedung BPH Migas, Jakarta.
  3. Tanggal 07-09 Mei 2019 menjadi narasumber di PAGTL pada rapat pembahasan RPerpres Pengembangan Wilayah dan Kawasan Rawan Bencana, Sekretariat Badan Geologi Jakarta.
  4. Tanggal 09 Mei 2019 menghadiri diskusi penyusunan proposal Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark, di Ruang VIP, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  5. Tanggal 09 Mei 2019 menghadiri pembahasan draft Term of reference kerjasama CVGHM–USAID, di Ruang rapat Batu Hijau Lt.1, Gedung SBG, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.
  6. Tanggal 10 Mei 2019 menghadiri Asistensi Implementasi Zona Integritas WBK-WBBM oleh Inspektorat 5 di BPPTKG Yogyakarta.
  7. Tanggal 07-08 Mei 2019 menghadiri rapat pembahasan usulan RPerpres Mitigasi Kebencanaan Geologi dalam Pengembangan Wilayah, di Lt.5, Gedung BPSDM, Jakarta.
  8. Tanggal 09 Mei 2019 menghadiri FGD Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang, Pulau Selaru, Kep. Tanimbar, Prov. Maluku diselenggarakan oleh Kementerian ATR/BPN di Hotel Veranda, Jakarta. 
  9. Tanggal 10 Mei 2019 mengahdiri Briefing dan Pengarahan dari kepala BNPB untuk tim Studi Banding Kebencanaan ke Belanda. Kegiatan dilaksanakan di kantor Wantanas, Jakarta.
  10. Menerima kunjungan dan konsultasi Pemkab Banjarnegara dan usulan serta masukan potensi gerakan tanah terkait rencana pengembangan Geopark Dieng.
  11. Pembahasan Rancangan Peraturan Presiden terkait Mitigasi Bencana Geologi dalam Penataan Ruang dan Pengembangan Wilayah atas undangan PAG.
  12. Menerima kunjungan dan konsultasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung untuk memadukan pengembangan pemukiman di wilayah berkemiringan.