Perjanjian Antara Pemerintah Republik Indonesia Dan Pemerintah Republik Perancis Tentang Peningkatan Kapasitas Dan Mitigasi Di Bidang Bahaya Geologi Di Indonesia

Pusat Vulkanologi dan Mitigisi Bencana Geologi - Badan Geologi hari ini Hari Senin 26 Maret 2018, pukul 10.30 (WIB), bertempat di Gedung Heritage Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Jalan Medan Merdeka Selatan no.18, Jakarta Pusat melaksanakan acara penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang vulkanologi antara pemerintah Perancis dan pemerintah Indonesia

Penandatanganan kerjasama antara Kepala Badan Geologi Rudi Suhendar dan Duta Besar Perancis untuk Indonesia Jean-Charles Berthonnet ini disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan

Dalam kesempatan ini Kepala Badan Geologi, mengatakan “Segala bentuk kerjasama dengan berbagai lembaga baik nasional maupun internasional dalam rangka mitigasi bencana geologi yang kompleks selalu diterima dengan baik”, dalam kesempatan lain Kepala Badan Geologi pun mengatakan “Saya percaya bahwa kerja sama antara Indonesia dan Prancis, berdasarkan pada kepentingan bersama dan saling menghormati, jelas dalam kepentingan jangka panjang kedua negara”.

Menteri ESDM Ignasius Jonan yang menyaksikan penandatanganan kerjasama ini mengatakan “Pemerintah Indonesia telah menempatkan mitigasi bencana sebagai prioritas dalam rencana pembangunan nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menjadi salah satu yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana geologi di Indonesia, saya sangat berharap perjanjian yang akan ditandatangani pagi ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya kami dalam mengurangi risiko bencana geologi dan vulkanik di Indonesia”, dalam kesempatan lain Jonan mengatakan “Indonesia sangat bangga dengan hubungan kerjasama dengan Perancis - hubungan yang telah berubah dari hubungan yang kuat menjadi lebih kuat yang terjalin selama lebih dari empat dekade. Dengan semangat inilah Indonesia berharap untuk menyambut hangat Prancis dalam hal mempromosikan kegiatan ilmiah dan teknis bersama di bidang sistem pemantauan gunungapi, peningkatan kapasitas dan mitigasi bahaya geologi di Indonesia “.

Diakhir sambutannya Jonan berharap kerjasama ini terus mengembangkan dan mengkonsolidasikan kerja sama bilateral di sektor bahaya geologi atas dasar prinsip-prinsip kesetaraan, timbal balik dan saling menguntungkan.

 

WhatsApp Image 2018-03-26 at 11.03.49(1)

WhatsApp Image 2018-03-26 at 11.03.48

WhatsApp Image 2018-03-26 at 11.03.47

WhatsApp Image 2018-03-26 at 11.03.49

 

 

SIARAN PERS ACARA PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA DALAM BIDANG VULKANOLOGI ANTARA PERANCIS DAN INDONESIA


Perjanjian kerjasama dalam bidang vulkanologi antara Pemerintah Perancis dan Pemerintah Indonesia akan ditandatangani oleh Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Bapak Jean-Charles Berthonnet, dan Kepala Badan Geologi, Bapak Rudy Suhendar, disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak Ignasius Jonan, pada hari Senin 26 Maret 2018, jam 10.30 pagi (WIB), di Gedung Heritage Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan no.18, Jakarta Pusat.

Hubungan antara Perancis dan Indonesia dalam bidang Vulkanologi mulai pada tahun 1964 dengan keterlibatan seorang vulkanolog Perancis ternama, Dr Haroun Tazieff, sebagai pemimpin tim internasional di bawah naungan UNESCO yang datang beberapa kali ke Indonesia untuk melakukan kajian risiko ancaman bahaya gunung api. Pada tahun 1970an, puluhan misi ilmiah dari Perancis berkunjung ke Indonesia untuk meneliti sejumlah gunung api yang dianggap oleh pemerintah Indonesia sebagai ancaman utama di seantero nusantara, yaitu Gunung Merapi, Kelut, Krakatau dan Dieng.

Perjanjian pertama antara pemerintah Perancis dan Indonesia dalam bidang vulkanologi secara resmi ditandatangani pada tahun 1986. Selama 30 tahun lebih, puluhan mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan S2 dan S3 di Perancis, di berbagai bidang yang berkaitan dengan vulkanologi, geofisika, geologi, dan geokimia. Sebagian dari mereka telah menduduki jabatan penting seperti Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di Yogyakarta, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kepala Badan Geologi bahkan sebagai penasihat khusus Menteri ESDM. Setiap tahun, sejumlah peneliti dan insinyur Perancis melakukan kunjungan ke Indonesia untuk menjalankan berbagai kegiatan seperti seminar, kursus singkat atau membantu pemeliharaan peralatan yang terpasang di gunung api.

Melalui Institut de Recherche pour le Developpement (IRD) sebuah lembaga peneilitian negara yang bergerak dalam bidang kerjasama internasional dan pembangunan berkelanjutan di bawah naungan ganda Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Perancis juga hadir di Indonesia dalam kerangka perjanjian kerjasama bidang vulkanologi ini, khususnya di BPPTKG di Yogyakarta. Sejak erupsi G. Merapi di DIY pada tahun 2010, kemitraan Perancis - Indonesia lebih fokus pada Gunung tersebut, khususnya melalui proyek ilmiah Domerapi (2013-2017) yang memungkinkan pemantauan lintas bidang ilmiah berkat pemasangan sejumlah peralatan di G. Merapi sendiri, membangun bank data yang baru dan memetik terobosan pengetahuan ilmiah melalui hasil yang diperoleh.

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Perancis telah mencapai kesepakatan pengembangan dan mempererat kerjasama bilateral dalam bidang bahaya geologi berdasarkan asas-asas kesetaraan, timbal balik, dan saling menguntungkan.

Kegiatan bersama yang dilaksanakan dalam rangka Perjanjian ini difokuskan pada gunung-gunung berapi di Maluku Utara dan gunung Merapi di Indonesia. Kegiatan tersebut dapat dikembangkan kelokasi lainnya atas persetujuan bersama kedua belah Pihak. Dengan Perjanjian ini, Para Pihak sepakat untuk menggalakkan kegiatan bersama yang bersifat ilmiah dan teknis di bidang sistem pemantauan gunung berapi, pelatihan, dan mitigasi bahaya geologi di Indonesia.

Penandatangan nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Perancis akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 26 Maret 2018, bertempat di Gedung Heritage Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia akan menjadi institusi yang bertanggungjawab atas pemantauan pelaksanaan kerjasama ini di pihak Pemerintah Republik Indonesia. Sedangkan Kedutaan Besar Perancis di Indonesia berkoordinasi dengan Kementerian Eropa dan Luar Negeri serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Inovasi akan menjadi institusi yang bertanggungjawab atas pemantauan pelaksanaan kerjasama ini di pihak Pemerintah Republik Perancis.

Para Pihak sepakat untuk bekerjasama dengan melakukan kegiatan sebagai berikut :

  • Kontribusi terhadap peningkatan sistem pemantauan gunung berapi di Indonesia dan pengkajian bahaya geologi di Indonesia;
  • Pertukaran ilmuwan dan mahasiswa antara Para Pihak;
  • Pertukaran informasi di bidang yang merupakan kepentingan bersama untuk Para Pihak;
  • Penggalakan pembentukan tim-tim penelitian bersama;
  • Bentuk-bentuk kerja sama lainnya yang disepakati bersama antara Para Pihak. 

Kini, kegiatan di G. Merapi lebih dititikberatkan pada konsolidasi database, pengalihan keterampilan teknis dan ilmiah dan integrasi data pada sistim pemantauan operasional. Gunung api di kawasan Maluku Utara juga menjadi fokus baru dalam kerjasama ini, melalui eksperimen inovatif di G. Ibu dan Dukono, serta pemasangan pertama jejaring GPS dan pengolah data di G. Gamalama.

Dengan perpanjangan perjanjian kerjasama Perancis - Indonesia dalam bidang vulkanologi ini, kegiatan bersama difokuskan pada gunung-gunung berapi di Maluku Utara dan gunung Merapi di Indonesia. Kerjasama akan mencakup pengembangan dan integrasi sarana analisis baru demi meningkatkan sistem pemantauan gunung berapi, seperti yang sudah dikembangkan pada gunung Merapi, demi penafsiran yang lebih tepat terhadap aktivitas gunung berapi. Selain di bidang sistem pemantauan, kegiatan lain akan menyangkut pelatihan, dan mitigasi bahaya geologi di Indonesia.

Konferensi pers dengan Duta Besar Perancis, Bapak. jean-Charles Berthonnet, Kepala Badan Geologi, Bapak .Rudy Suhendar, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak. Ignasius Jonan, akan diadakan seusai acara penandatanganan perjanjian kerjasama bidang vulkanologi antara pemerintah Perancis dan Indonesia.

 

Penyusun Berita : Yana Karyana (HUMAS_PVMBG)

Sumber Foto : Ranti Nauli