Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 30 September - 06 Oktober 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi.

(1). Aktivitas G. Sinabung:

Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, berawan, dan hujan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah sampai sedang mencapai ketinggian 500 m di atas puncak. Seismograf merekam 1 kali Getaran Banjir, 25 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Tornillo, 3 kali Gempa Low Frequency, 2 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 12 kali Gempa Tektonik Jauh.

(2). Aktivitas G. Anak Krakatau:

Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 1 kali, yaitu letusan kecil secara visual kolom abu letusan tidak teramati dari Pos Pasauran, walaupun cuaca cerah dan tidak terdengar adanya dentuman. Pengamatan visual menggunakan CCTV yang dipasang di lereng Anak Krakatau teramati hembusan asap putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 25-50 m dari tepi kawah. Seismograf merekam 1 kali Gempa Letusan, tremor menerus dengan amplitudo 1-9 mm, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh.

(3). Aktivitas G. Tangkubanparahu:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi. Kegiatan vulkanik berupa hembusan uap putih tipis di Kawah Ratu mencapai ketinggian 20-150 m dari dasar kawah. Seismograf merekam 185 kali Gempa Hembusan, 1 kali Tremor Harmonik, tremor menerus dengan amplitudo 0.5-3 mm, 5 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh.

(4). Aktivitas G. Slamet:

Sampai minggu ini peningkatan kegempaan belum diikuti oleh erupsi. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Hembusan asap bertekanan lemah warna putih dan intensitas tipis dari kawah utama mencapai ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 4235 kali Gempa Hembusan dan tremor menerus dengan amplitudo 0.5-5 mm.

(5). Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini masih tercatat erupsi efusif dalam laju rendah berupa intrusi lava menembus kubah lava masih berlangsung. Volume kubah lava minggu ini masih sama dibandingkan dengan minggu lalu yaitu berdasarkan hasil pengukuran pada Tanggal 19 September 2019 sebesar 468.000 m3. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava. Sebagian besar ekstrusi lava menjadi guguran lava pijar meluncur ke tenggara ke hulu Kali Gendol, jarak luncur guguran tidak teramati karena kabut. Pada minggu ini tidak terjadi APG. Secara visual cuaca didominasi mendung dan berawan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak ada hujan dan tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 100 m di atas puncak kawah, teramati pada Tanggal 05 Oktober 2019. Seismogram merekam 50 kali Gempa Guguran, 26 kali Gempa MP, 2 kali Gempa Hembusan, 7 kali Gempa LF, 6 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 3 kali terjadi Gempa Vulkanik Dalam, dan 14 kali Gempa Tektonik. Dari data guguran dan APG, kegempaan, deformasi, kimia, dan serta visual, maka dapat dikatakan bahwa aktivitas Gunungapi Merapi minggu ini menurun dibandingkan minggu lalu. Kemunculan gempa vulkanik dalam menunjukkan masih terjadi suplai magma. Belum ada perubahan rekomendasi karena masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

(6). Gunungapi Agung:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 50 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 1 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 15 kali Gempa Tektonik Jauh.

(7). Aktivitas G. Karangetang:

Pada minggu ini erupsi tipe efusif berupa aliran lava diikuti guguran lava masih berlangsung dan pada malam hari teramati aliran lava pijar (sinar api) dan diikuti guguran lava keluar dari kedua kawah puncak yaitu Kawah Utama (selatan) dan Kawah Dua (utara). Guguran lava meluncur ke lereng baratdaya ke arah Kali Nanitu, Kali Pangi, dan ke arah Kali Sense meluncur sejauh 700-1750 m. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap kawah utama dan kawah dua dengan ketinggian 300 meter di atas puncak, bertekanan sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Seismograf merekam 968 kali Gempa Guguran, 86 kali Gempa Hembusan, 15 kali Tremor Harmonik, 11 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, tremor menerus dengan amplitudo 0.25-14 mm, 17 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 3 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 25 kali gempa Tektonik Jauh (1 kali terasa).

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

(1). Mengirim dua Tim Tanggap Darurat Gunungapi ke Gunungapi Karangetang Sulawesi Utara dan Gunungapi Tangkuban Parahu Jawa Barat.

(2). Mengirim tim Tanggap Darurat Gempa Bumi ke Ambon Tanggal 28 September - 4 Oktober 2019.

3. Kegiatan Survei/Pemetaan.

(Pada mingggu ini tidak mengirim tim survei/pemetaan)

4. Kegiatan Lain.

(1).Tanggal 02 Oktober 2019 menghadiri Rapat Tim Intelijen Bencana dan Konferensi Pers Penanganan Bencana di Graha BNPB, Jl. Pramuka Jakarta.

(2) Tanggal 03 Oktober 2019 mengadakan Pembahasan Buku Katalog Desa Rawan Bencana Geologi yang diterbitkan oleh BNPB di PVMBG RR Lt.2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(3). Tanggal 03 Oktober 2019 mengadakan rapat pembahasan draft MoU dan topik kerjasama GA/CVGHM-USAID/USGS di PVMBG di RR Lt.2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(4). Tanggal 04 Oktober 2019 menghadiri rapat persiapan kegiatan penyuluhan bencana geologi di PVMBG RR Lt.2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(5). Rabu Tanggal 02 Oktober 2019 menerima kunjungan dari SD Purworejo Pakem Sleman diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.

(6). Kamis Tanggal 03 Oktober 2019 menerima kunjungan dari IAGI-UGM diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.

(7). Tanggal 30 September- 5 Oktober 2019 mengadakan sosialisasi gempa bumi dan tsunami di SMKN 1 Pemenang, SMKN 1 Tanjung, SMKN 1 Gangga, dan SMKN 1 Kayangan di Kab. Lombok Utara, Provinsi NTB.

(8). Tanggal Rapat Pembahasan Kompetensi Teknis Bidang MGT di PVMBG Bandung.

(9). Mengadakan sosialisasi kebencanaan longsor di SMP Cipelah Bersama BPBD Kabupaten Bandung.

(10). Mengadakan sosialisasi kebencanaan longsor di Pangalengan Bersama BPBD Kabupaten Bandung.

(11). Mengadakan sosialisasi kebencanaan geologi di Sindangjaya bersama Dinas Damkar Kota Bandung.

(12). Menghadiri FGD Kesiapsiagaan Menghadapi Longsor dan Banjir Bandang 2019/2020 di BNPB Jakarta.

(13). Menghadiri Rapat Persiapan Bulan Pengurangan Risiko Bencana di BNPB Jakarta.

(14). Mengadakan Rapat Rencana Kerjasama dengan USGS bidang Bencana Geologi (Gunungapi, Gempa Bumi, Tsunami, dan Gerakan Tanah) di PVMBG Bandung.

(15). Mengadakan rapat persiapan sosialisasi kebencanaan geologi di PVMBG Bandung.