Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 09-15 September 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi.

(1). Aktivitas G. Sinabung:

Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah sampai sedang mencapai ketinggian 500 m di atas puncak. Seismograf merekam 25 kali Gempa Hembusan, 1 kali Getaran Banjir, 5 kali Gempa Tornillo, 3 kali Gempa Low Frequency, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 8 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 18 kali Gempa Tektonik Jauh.

(2). Aktivitas G. Anak Krakatau:

Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 5 kali, yaitu letusan kecil secara visual kolom abu letusan tidak teramati dari Pos Pasauran, walaupun cuaca cerah dan tidak terdengar adanya dentuman. Pengamatan visual menggunakan CCTV yang dipasang di puncak Anak Krakatau teramati kolom abu letusan berwarna putih kelabu intensitas tebal mencapai ketinggian 300 m dari dasar kawah. Selama seminggu melalui CCTV sempat teramati hembusan asap putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 150 m dari tepi kawah. Seismograf merekam 5 kali Gempa Letusan, 9 kali Gempa Hembusan, 5 kali Gempa Harmonik, tremor menerus dengan amplitudo 1-46 mm, dan 1 kali Gempa Vulkanik Dalam.

(3). Aktivitas G. Tangkubanparahu:

Pada minggu ini masih terjadi erupsi tipe letusan freatik dicirikan oleh hembusan abu dan uap putih menerus dan tidak terjadi letusan yang lebih besar. Hembusan disertai suara gemuruh kecil dan kepulan abu mencapai ketinggian 20 m dan kolom uap air berwarna putih tebal mencapai ketinggian maksimum 200 m dari dasar kawah. Seismograf hanya merekam tremor menerus dengan amplitudo 2-50 mm.

(4). Aktivitas G. Slamet:

Sampai minggu ini peningkatan kegempaan belum diikuti oleh erupsi. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Hembusan asap bertekanan lemah warna putih dan intensitas tipis dari kawah utama mencapai ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 5281 kali Gempa Hembusan dan tremor menerus dengan amplitudo 0.5-6 mm.

(5). Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif dalam laju rendah berupa intrusi lava menembus kubah lava masih berlangsung. Volume kubah lava minggu ini masih tetap seperti minggu-minggu sebelumnya yaitu berdasarkan hasil pengukuran pada Tanggal 08 Agustus 2019 sebesar 461.000 m3. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava. Sebagian besar ekstrusi lava menjadi guguran lava pijar dan awanpanas guguran (APG). Pada minggu ini terjadi APG 1 kali pada Tanggal 14 September 2019, jarak luncur tidak teramati karena gunung tertutup kabut, dalam seismogram tercatat durasi awanpanas 101.8 detik dengan amplitudo maksimum 70mm. Secara visual cuaca didominasi mendung dan berawan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak ada hujan dan tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 100 m di atas puncak kawah, teramati pada Tanggal 10 September 2019. Seismograf merekam 97 kali Gempa Guguran, 43 kali Gempa MP, 8 kali Gempa Hembusan, 13 kali Gempa LF, 9 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan 24 kali Gempa Tektonik. Dari data guguran dan APG (jumlah dan jarak luncur), kegempaan, deformasi, kimia, dan serta visual, maka dapat dikatakan bahwa aktivitas Gunungapi Merapi minggu ini hampir sama dibandingkan minggu lalu. Belum ada perubahan rekomendasi karena masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

(6). Gunungapi Agung:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 150 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 3 kali Gempa Hembusan, 7 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali Gempa Vulkanik Dalam, 4 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 26 kali Gempa Tektonik Jauh.

(7). Aktivitas G. Karangetang:

Pada minggu ini erupsi tipe efusif berupa aliran lava diikuti guguran lava masih berlangsung dan pada malam hari teramati aliran lava pijar (sinar api) dan diikuti guguran lava keluar dari kedua kawah puncak yaitu Kawah Utama (selatan) dan Kawah Dua (utara). Guguran lava meluncur ke lereng baratdaya ke arah Kali Nanitu, Kali Pangi, dan ke arah Kali Sense meluncur sejauh 700-1500 m. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Pada saat cuaca cerah teramati asap kawah utama dan kawah dua dengan ketinggian 50-100 meter di atas puncak, bertekanan sedang dengan warna putih dan intensitas tipis hingga tebal. Seismograf merekam 288 kali Gempa Guguran, 122 kali Gempa Hembusan, 18 kali Gempa Hybrid, tremor menerus dengan amplitudo 0.25-12 mm, 5 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 26 kali Gempa Tektonik Jauh (1 kali terasa).

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

(1). Mengirim tiga Tim Tanggap Darurat Gunungapi ke Gunungapi Karangetang Sulawesi Utara, Gunungapi Tangkuban Parahu Jawa Barat, dan Gunungapi Sinabung Sumatera Utara.

3. Kegiatan Survei/Pemetaan.

(Pada mingggu ini tidak mengirim tim survei/pemetaan)

4. Kegiatan Lain.

(1). Tanggal 10 September 2019 menghadiri kick off meeting paket pembangunan PLTS Pos PGA TA 2019 dan Monev pembangunan PLTS Pos PGA TA 2018 di RR Lt.2, Gedung AF Lasut II, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(2). Tanggal 10 September 2019 menghadiri rapat teknis pertukaran data seismik Badan Geologi-BMKG menindaklanjuti pertemuan sebelumnya. Rapat dilaksanakan di Kantor BMKG Jl. Angkasa, Jakarta.

(3). Tanggal 13 September 2019 menghadiri rapat pembahasan Revisi Rencana Tata Ruang Provinsi Bali bersama Kementerian ATR, Pemda Bali (Wakil Gubernur dan seluruh Wakil Bupati di Bali) dan K/L terkait di Hotel Grand Mahakam, Jakarta.

(4). Tanggal 13 September 2019 mengahdiri rapat pembahasan rancangan RPJMN 2020-2024 di Ruang Rapat Artesis, Lt.4, Gedung AF Lasut I, Jl. Diponegoro No. 57 Bandung.

(5). Senin Tanggal 09 September 2019 menerima kunjungan dari Kobe Gakuin University Jepang ke BPPTKG Yogyakarta.

(6). Selasa Tanggal 10 September 2019 menerima kunjungan sekaligus wawancara Mahasiswa MMTC ke BPPTKG Yogyakarta.

(7). Selasa Tanggal 10 September 2019 mengadakan sosialisasi ke BPBD Boyolali diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.

(8). Jumat Tanggal13 September 2019 mengadakan sosialisasi ke BPBD Sleman (Selomartani, Kalasan) diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.

(9). Sabtu Tanggal 14 September 2019 mengadakan sosialisasi ke Karitas Indonesia Keuskupan Agung Semarang (Kampung Flory Sleman) diwakili oleh BPPTKG Yogyakarta.

(10). Tanggal 12 September 2019 menghadiri rapat sosialisasi rencana kerja Badan Geologi-UNDP untuk PETRA Project di Lombok. Hadir Kepala Bappeda NTB, perwakilan dari dinas kesehatan dan dinas pendidikan kabupaten-kabupaten di Lombok, BNPB, dan UNDP, diadakan di Mataram NTB.

(11). Mengadakan Rapat Rencana FGD Gerakan Tanah di Bidang MGT Gedung AF Lasut II Bandung.

(12). Menghadiri rapat evaluasi dengan Tim Inspektorat KESDM mengenai Peralatan Mitigasi Bencana Geologi di RR PVMBG Gedung AF Lasut II Bandung.

(13). Menghadiri Sosialisasi Bencana Gerakan Tanah terkait Tentara Masuk Desa di Kecamatan Cicalengka.

(14). Menghadiri Sosialisasi Bencana Geologi bersama Dinas Damkar Kota Bandung di Kelurahan Cibaduyut Kidul Bandung.

(15). Menghadiri Rapat Evaluasi Penataan Ruang Berbasis Bencana di Area Perbatasan dengan Kementerian ATR di Jakarta.

(16). Mengadakan rapat pembahasan RPJMN Badan Geologi 2020-2024 terkait Prioritas Nasional di di PVMBG Gedung AF Lasut II Bandung.

(17). Menghadiri Rapat Pembahasan RPJMN Badan Geologi 2020-2024 dengan Bappenas di Set. BG Gedung AF Lasut I Bandung.

(18). Mengadakan rapat penyusunan rencana kerja PVMBG terkait kajian Gerakan Tanah dan bencana geologi lainnya (Gempa Bumi dan Tsunami) untuk rencana Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur yang dibahas pada Kegiatan Rapim ESDM.