Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 28 Januari-3 Februari 2019

Logo_ESDM_Remake_FINAL-2

1. Aktivitas Gunungapi

(1). Aktivitas G. Sinabung:

Selama seminggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung cerah, tertutup kabut, dan hujan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 500 m di atas puncak. Seismograf merekam 2 kali Gempa Hembusan, 2 kali Gempa Tornillo, 3 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 13 kali Gempa Tektonik Jauh

(2). Gunungapi Agung:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Selama seminggu secara visual gunungapi terlihat jelas kabut, dan hujan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih tipis dengan ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 23 kali Gempa Hembusan,7 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 4 kali Gempa Vulkanik Dalam, dan22 kali Gempa Tektonik Jauh.

(3). Aktivitas G. Anak Krakatau:

Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual minggu ini umumnya gunung tampak cerah sampai berkabut. Pada saat cuaca cerah tidak tampak adanya aktivitas permukaan berupa asap hembusan. Seismograf merekam 2 kali Gempa Hembusan, Tremor menerus dengan amplitudo 1-6 mm, 2 kali Gempa Vulkanik Dalam, 2 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 5 kali Gempa Tektonik Jauh.

(4). Aktivitas G. Merapi:

Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi terjadi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Posisi kubah lava masih stabil, tetapi masih terjadi guguran-guguran, dimalam hari tampak luncuran lava pijar. Arah guguran ke baratlaut dan ke tenggara (hulu K. Gendol sejauh 700 m). Pada Tanggal 29 Januari 2019 malam terjadi awan panas guguran sebanyak 3 kali, masing-meluncur ke hulu Kali Gendol sejauh 1400 m, 1350 m, dan 1100 m. Dampak awan panas ini menghasilkan jatuhan abu ke kecamatan-kecamatan arah timurlaut dan timur Merapi yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten. Awan panas guguran ini terjadi untuk pertama kalinya setelah Erupsi Merapi 2010. Volume kubah lava hingga Tanggal 28 Januari 2019 sebesar 461.000 m3 dengan pertumbuhan rata2 sebesar 1.300 m3/hari. Secara visual cuaca mendung, berawan dan hujan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 50 m di atas puncak kawah. Pengukuran gas SO2 dengan DOAS yg teremisikan rata2 sebesar 89,5 ton/hari. Seismogram merekam 208 kali Gempa Guguran, 4 kali gempa MP, 13 kali Gempa Hembusan, 9 kali Gempa LF, 1 kali gempa vulkanik Dangkal, 3 kali gempa Awanpanas Guguran, dan 7 kali Gempa Tektonik.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

(1). Pengiriman 3 Tim Tanggap Darurat (TD) masing-masing untuk erupsi G. Sinabung, G. Agung, dan G. Anak Krakatau.

3. Kegiatan Survey/Pemetaan.

(Minggu ini tidak mengirim tim survey/pemetaan).

4. Kegiatan Lain.

(1). Melaksanakan kegiatan survey Pasca Semburan Lumpur ke lokasi semburan lumpur di Desa Tanjong Menje, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Nanggroe Aceh Darussalam, yang dilakukan oleh unit PAG dan PVMBG, Badan Geologi, pada Tanggal 28-31 Januari 2019.

(2). Menerima kunjungan dari PT. Bentoel Indonesia yang ingin mendapatkan informasi tentang Mitigasi Bencana Gunungapi di Indonesia, Tanggal 31 Januari 2019.

(3). Mengikuti pembahasan revisi Juklak/Juknis Pengamat Gunungapi diadakan oleh Biro Ortala KESDM di Ruang Rapat PVMBG, Tanggal 1 Februari 2019.

(4). Tanggal 31 Januari 2019 menjadi narasumber di acara NGO Aksi Cepat Tanggap (ACT) di hotel Bidakara, Jakarta.

(5). Mengikuti dan menjadi Narasumber pada acara Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana oleh BNPB Tahun 2019, di Jatim Expo Surabaya, Tanggal 2 Februari 2019.

(6). Tanggal 1-2 Februari 2019 mengikuti rapat Tim Intelejen Bencana diadakan oleh BNPB di Rakornas BPBD di Surabaya.

(7). Tanggal 30/1/2019 mengadakan press rilis kejadian Awanpanas G. Merapi di BPPTKG.

(8). Tanggal 30/1/2019 menerima kunjungan Perum Airnav Adisucipto.

(9). Tanggal 31/1/2019 menerima kunjungan dari Sekolah Internasional Yogya ke BPPTKG.

(10). Tanggal 1/2/2019 menghadiri rapat koordinasi dengan Biro Umum Provinsi DIY tentang Kunjungan Anggota DPR RI ke BPPTKG.

(11). Tanggal 1/2/2019 menerima kunjungan UNKRIM Yogya ke BPPTKG.

(12). Tanggal 1/2/2019 menerima kunjungan ahli gunungapi Mount Fuji Recearch Institute (MFRI) Jepang ke BPPTKG.

(13). Tanggal 29 Januari 2019 menghadiri

Rakor legal aspect pada Rancangan Peraturan Presiden Penyelenggaraan Sistim Peringatan Dini Multi Ancaman di BNPB.

(14). Tanggal 31 Januari 2019 menghadiri rakor dan konferensi pers intelejen bencana di BNPB Jakarta.

(15). Menghadiri Rapat Pembahasan Overlaping Tugas Fungsi Badan Geologi dengan BPK.

(16). Menerima Tamu dari BPBD Garut terkait rencana pemeriksaan lokasi Longsor.

(17). Menerima tamu dari Dinas ESDM Jawa Tengah tentang diskusi Mitigasi Gerakan Tanah.

(18). Membuat TOR dan RAB Recana Pemetaan Terpadu Badan Geologi untuk Kota Bandung dan Kota Jakarta.

(19). Menghadiri rapat pembahasan usulan BMKG, terkait kerjasama dan pembahasan overlapping dengan Tusi Badan Geologi di Sekretariat Badan Geologi yang dihadiri wakil Set. Badan Geologi, PVG, PSG, PAG, dan PSDMBP.

(20). Menghadiri Undangan Menteri dengan Para Kapus, Pejabat Fungsional Madya dan Utama di Badan Geologi.

(21). Menghadiri Konferensi Press Tim Inteljen Bencana BNPB terkait potensi Gerakan Tanah bulan Februari 2019.