Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 07-14 Oktober 2018

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi

  • Aktivitas G. Sinabung: Selama seminggu ini tidak teramati adanya erupsi, secara visual umumnya gunung tertutup kabut, hujan, dan cerah. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal setinggi 50-400 m diatas puncak. Seismograf merekam 53 kali Gempa Hembusan, 8 kali Gempa Tornillo, 2 kali Gempa Low Frequency,  4 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 16 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Agung:Secara visual teramati asap kawah berwarna putih intensitas tipis hingga sedang tekanan lemah dengan ketinggian 100 m di atas puncak. Seismograf merekam 15 kali Gempa Hembusan, 6 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, 1 kali Gempa Terasa, dan 48 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini tidak tercatat adanya erupsi letusan tetapi erupsi efusif berupa pertumbuhan kubah lava dalam laju rendah masih berlangsung. Volume kubah lava sampai Tanggal 12 Oktober 2018 sebesar 160.000 m3 dengan pertumbuhan rata2 sebesar 3.100 m3/hari. Secara visual pada umumnya pagi dan malam teramati cerah sedangkan siang dan sore teramati kabut. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tebal dengan ketinggian tertinggi 100 m di atas puncak.Seismogram merekam 179 kali Gempa Guguran,  65 kali Gempa Hembusan, 44 kali Gempa LF, 12 kali Gempa Hibrid, 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 2 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 10 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Anak Krakatau:Pada minggu ini masih berlangsung erupsi eksplosif dan erupsi efusif. Erupsi eksplosif atau letusan disertai lontaran material pijar ke segala  arah yang teramati pada malam hari berupa sinar api. Letusan juga disertai suara dentuman lemah-kuat yang terdengar sampai pos  di Pasauran-Banten. Pada siang hari gunung sering tertutup kabut, tinggi kolom abu letusan yang sempat teramati 20-200 m dari puncak.  Sedangkan erupsi efusif teramati pada malam hari berupa aliran lava mengalir ke lereng selatan.Seismograf merekam 155 kali Gempa Letusan, Tremor Menerus dengan amplitudo 1-73 mm, dan 1 kali Gempa Tektonik Jauh.
  • Aktivitas G. Soputan:Secara visual pasca erupsi letusan disertai lontaran material pijar minggu lalu kegiatan vulkanik tampak menurun. Minggu ini tidak terjadi erupsi letusan dan hanya teramati hembusan asap kawah berwarna putih intensitas tipis hingga sedang tekanan lemah mencapai ketinggian maksimum 200 m di atas puncak. Seismograf merekam 152 kali Gempa Guguran, 19 kali Gempa Hembusan, 1 kali Gempa Low Frequency, 10 kali Gempa Vulkanik Dalam, 1 kali Tektonik Lokal (terasa), dan 19 kali Gempa Tektonik Jauh.

 

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  • Pengiriman Tim Tanggap Darurat (TD) Erupsi G. Agung, G. Sinabung, G. Anak Krakatau, dan G. Soputan.
  • Mengirim tim TD Gempa Bumi Sumenep, Jawa Timur.
  • Mengirim Tim Tanggap Darurat (TD) Gempa Bumi  Donggala-Palu untuk memeriksa dampak bencana gempa bumi dan gerakan tanah.
  • Mengirimkan tim pasca bencana gempa bumi Palu.
  • Mengirimkan tim tanggap darurat gempa bumi Sumba, NTT.


3. Kegiatan Survey/Pemetaan.(Tidak ada kegiatan minggu ini)

 
4. Kegiatan Lain.

  • Melakukan pendampingan informasi kebencanaan geologi pada Posko Evakuasi pelaksanaan pertemuan tahunan IMF-WBG 2018 di ITDC Nusa Dua Bali, Tanggal 8-14 Oktober 2018.
  • Tanggal 09/10/18 mengikuti rapat koordinasi sinkronisasi pemanfaatan RTR dgn BPN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang.
  • Tanggal 10/10/18, melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Dukun, Magelang.
  • Tanggal 10/10/18 melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kepurun, Kemalang, Klaten.
  • Tanggal 12/10/18, menghadiri rapat koordinasi dengan DPRD DIY.
  • Mengikuti geoseminar Gempa Bumi Palu di Jakarta.