Tanggapan Bencana Gerakan Tanah Di Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah

Tanggapan bencana alam gerakan tanah di Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Kejadian longsor pada Jum’at, 14 Desember 2018 sebagai berikut:

1.   Lokasi dan Waktu Kejadian :

Gerakan Tanah terjadi pada hari Jum’at, 14 Desember 2018 di Dusun Jetis RT2/RW1, Desa Pacarmulyo Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.

2.  Jenis Gerakan Tanah :

Gerakan Tanah yang terjadi diperkirakan berupa longsoran tanah.

3. Dampak Gerakan Tanah :

  • 2 orang luka-luka
  • 1 rumah rusak
  • Kerugian material diperkirakan 300 juta rupiah.
4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum lokasi gerakan tanah merupakan perbukitan dengan kemiringan lereng agak terjal sampai terjal. Lokasi bencana berada pada elevasi antara 600-700 meter di atas permukaan laut. Dengan tata guna lahan disekitar lokasi bencana berupa kebun, ladang, pemukiman dan persawahan.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Banjarnegara-Pekalongan, Jawa (Condon dkk., P3G, 1996), daerah bencana tersusun oleh bahan rombakan gunungapi, lahar, aliran lava dan breksi yang berasal dari Gunung Jembangan (Qjya dan Qjyf).
  • Berdasarkan peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Wonosobo daerah bencana terletak pada zona kerentanan gerakan tanah menengah-tinggi artinya pada zona ini dapat – sering terjadi gerakan tanah terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing, bukit atau jika lereng mengalami gangguan.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Bulan Desember 2018 di Kabupaten Wonosobo (Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), lokasi bencana berada pada zona potensi gerakan tanah tinggi. Artinya daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

5. Faktor penyebab terjadinya gerakan tanah diperkirakan:

  • Hujan deras yang turun sebelum dan saat kejadian gerakan tanah
  • Lereng yang terjal dan tanpa penahan.
  • Adanya kontak antara lapisan batuan yang kedap air seperti batuan segar dengan lapisan yang lebih poros atau tanah pelapukan yang dapat menjadi bidang gelincir atau bidang lemah dalam batuan.

6. Rekomendasi;

  • Saat ini potensi terjadi longsoran susulan masih tinggi, terutama pada saat dan setelah turun hujan, sehingga masyarakat harap meningkatkan kewaspadaan serta menghindari konsentrasi masyarakat dibawah longsoran dan dibawah lereng/tebing
  • Jika muncul retakan baru agar segera ditutup menggunakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam area retakan. Hal ini untuk mencegah masuknya air melalui retakan tersebut dan mencegah terjadinya longsoran tipe cepat.
  • Pengarahan aliran air menjauh dari longsoran.
  • Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah.
  • Tidak melakukan pemotongan lereng secara sembarangan
  • Tegalan dan ladang sebaiknya ditanami tanaman keras berakar kuat dan dalam yang dapat berfungsi menahan lereng.
  • Masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan lebat yang berlangsung lama.
  • Pemukiman jangan terlalu dekat dengan tebing/lereng/gawir.
  • Memelihara vegetasi atau hutan di daerah berlereng terjal untuk menjaga kestabilan lereng dan mengurangi laju erosi dari limpasan air hujan.
  • Jika muncul retakan baru atau longsoran baru masyarakat agar selalu mengikuti arahan pemerintah atau BPBD setempat.

 

wonosobo

Gambar 1. Peta Lokasi Gerakan Tanah

 

wonosobo2

Gambar 2. Peta Geologi Lokasi Gerakan Tanah

 

wonosobo3

Gambar 3 Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Wonosobo

 

 

TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN WONOSOBO, PROVINSI JAWA TENGAH

BULAN DESEMBER 2018

 

wonosobo4

wonosobo5

 

 

wonosobo7

Gambar 4. Peta Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Wonosobo pada Bulan Deseber 2018