Laporan Singkat Pemeriksaan Gerakan Tanah Di Kampung Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat

Laporan  hasil  pemeriksaan  lapangan  bencana gerakan tanah di Kampung Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat berdasarkan surat permintaan pemeriksaan No. 362/418/W/PK Hasil pemeriksaan sebagai berikut, sebagai berikut :

1. Lokasi dan Waktu Kejadian Gerakan Tanah

Gerakan tanah terjadi di Kampung Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis terletak pada koordinat : 106° 59' 34,17" BT dan 6° 59' 53,70" LS. Gerakan tanah tipe rayapan terjadi pada awal April 2018. Berdasarkan informasi, kejadian gerakan tanah di lokasi ini pernah beberapa kali terjadi, yaitu pada tahun 1995, 2000, 2006, 2010 dan tahun 2014

 

2. Kondisi daerah bencana :
 

  • Morfologi, Secara umum daerah bencana merupakan pesawahan dan pemukiman dengan dengan kemiringan lereng mencapai 200-250.
  • Geologi, Berdasarkan peta geologi lembar Bogor (A.C. Effendi, dkk 1998), lokasi bencana di Desa Ciengang termasuk dalam Formasi Nyalindung (Tmn). Hasil pengamatan di lokasi bencana, batuan penyusun daerah lokasi bencana merupakan batulempung pasiran. Tanah pelapukan yang berupa pasir lempungan dan pasir berwarna coklat kemerahan yang menumpang di atas batuan dasar berupa breksi dan batulempung napalan bagian dari Formasi Nyalindung tersebut. Terdapat struktur geologi berupa lipatan sinklin dengan lokasi bencana merupakan sayap bagian Utara dari sinklin tersebut.
  • Keairan, Kondisi keairan di daerah Desa Ciengang cukup berlimpah dengan adanya saluran irigasi yang mengairi pesawahan. Sedangkan keperluan air bersih warga menggunakan sumur permukaan dengan kedalaman bervariasi 5-10 meter.
  • Tata guna lahan Desa Ciengang, Umumnya merupakan daerah pemukiman di bagian Utara dan ke arah Selatan merupakan pesawahan dan perkebunan.
  • Kerentanan gerakan tanah, Berdasarkan Peta Potensi Gerakan Tanah Kabupaten Sukabumi bulan April 2018 (PVMBG-Badan Geologi), lokasi bencana terletak pada daerah potensi gerakan tanah menegah artinya pada lokasi ini berpotensi menegah terjadi gerakan tanah. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak, akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.

 

3. Situasi dan Dampak Bencana

Gerakan tanah yang terjadi di Kp. Suradita, Desa Ciengang berupa tipe lambat ditandai dengan adanya retakan dan nendatan. Retakan bervariasi dengan panjang 1-5m dan retakan tersebut terdapat di sawah dan kebun. Longsoran lama tahun 2014 di sebelah utara lokasi retakan mempunyai panjang sekitar 120m. Arah retakan yang terjadi di lokasi bencana umumnya relatif Selatan-Utara dengan arah N 200 E. Selain di sawah dan kebun, retakan juga terjadi di pemukiman tetapi tidak sepanjang di kebun.  Karena lereng yang agak terjal (25°) di bagian Utara dan tanah pelapukan menumpang di atas breksi dan batulempung napalan, serta lokasi bencana beberapa kali mengalamai kejadian gerakan tanah, maka berpotensi terjadi perubahan tipe gerakan tanah dari rayapan menjadi tipe cepat.

 

4. Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Tanah

Secara umum faktor penyebab terjadinya gerakan tanah di daerah pemeriksaan antara lain adalah:

  • Arah kemiringan batuan dasar yang searah dengan kemiringan lereng mengakibatkan tanah mudah bergerak;
  • Batuan penyusun yang bersifat sarang dan mudah meloloskan air dan luruh jika terkena air;
  • Pembebanan dan penjenuhan serta pelunakan tanah akibat akumulasi air pada lahan pertanian basah pada lereng bagian Utara;
  • Adanya pesawahan dan saluran irigasi yang belum permanen, sehingga air mudah melimpah dan menggenangi lereng di bagian bawahnya.
  • Intensitas curah hujan tinggi berlangsung lama, sehingga akan meresap kedalam tanah yang gembur tersebut dan melicinkan batuan lunak yang kedap air;
  • Limpasan air hujan (run off) yang menyebabkan lapisan tanah pelapukan menjadi jenuh air dan mudah bergerak;

 

5. Mekanisme Terjadinya Gerakan Tanah

Secara umum mekanisme terjadinya gerakan tanah di kp. Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung berawal dari curah hujan yang tinggi serta saluran drainase yang kurang baik menyebabkan air hujan masuk ke dalam tanah melalui retakan sehingga  jenuh air. Akibatnya bobot masanya tanah bertambah dan kuat gesernya menurun, sehingga tanah tidak stabil (mudah bergerak). Tanah pelapukan yang agak tebal yang menumpang pada batuan sedimen (beksi, batulempung napalan) tersebut menyebabkan terjadinya gerakan tanah.

 

6. Rekomendasi Teknis

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, maka direkomendasikan sebagai berikut:

  • Mengingat potensi terjadinya gerakan tanah masih memungkinkan, dan salah satu faktor penyebabnya pembebanan air di lahan pertanian,  maka lahan pesawahan perlu dikeringkan.
  • Lahan yang mengalami retakan perlu ditanami pohon yang kuat dan berakar dalam untuk menahan lereng
  • Untuk pemukiman yang retak, segera dilakukan perbaikan agar tidak terjadi retakan yang berkembang
  • Bangunan yang cocok di lokasi ini merupakan bangunan yang semi permanen untuk pembangunan ke depan.
  • Perlu kontrol air pada saat musim hujan jika ada tanda tanda retakan tanah, segera diisi dengan tanah liat dan dipadatkan, jika masih terjadi retakan semakin lebar segera laporkan ke pihak berwenang.
  • Lokasi ini masih berpotensi untuk terjadi gerakan tanah susulan, sehingga perlu sosialisasi dan kewaspadaan bagi pihak aparat dan masyarakat di sekitar lokasi bencana

 

LAMPIRAN

 

Gegerbitung 1 (230518)

Gambar 1. Peta petunjuk lokasi gerakan tanah di Kp. Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

 

Gegerbitung 2 (230518)

Gambar 2. Peta geologi Desa Ciengang dan Sekitarnya, Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

 

Gegerbitung 3 (230518)

Gambar 3. Peta potensi kerentanan gerakan tanah bulan April 2018 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

 

Gegerbitung 4 (230518)

Keterangan :

Gegerbitung 5 (230518)

 

Gegerbitung 6 (230518)

Gambar 4. Peta situasi gerakan tanah Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat

 

Gegerbitung 7 (230518)

Gambar 5. Penampang gerakan tanah Kp. Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

 

Gegerbitung 8 (230518)

Foto 1. Penggunaan lahan berupa sawah dan kebun campuran

 

Gegerbitung 9 (230518)

Foto 2. Longsoran lama tahun 2014

 

Gegerbitung 10 (230518)

Foto 3. kontak batuan dasar berupa breksi dan tanah lapukan, batuan dasar merupakan bagian dari Formasi Nyalindung (Tmn)

 

Gegerbitung 11 (230518)

Foto 4. Salah satu retakan di areal kebun bagian Selatan, berjarak lebih kurang 300 meter dari pemukiman