Tanggapan Bencana Gerakan Tanah Di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat

Tanggapan bencana gerakan tanah di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, berdasarkan tinjauan lapangan pada hari Rabu, 22 November 2017 sebagai berikut:

 1. Lokasi dan Waktu Kejadian:

Gerakan tanah terjadi di komplek Djati Cluster Blok A11, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung pada hari Selasa, 21 November 2017 sekitar pukul 20.00 WIB.

 

2. Jenis Gerakan Tanah :

Jenis gerakan tanah berupa nendatan pada lereng/tebing yang menjadi batas antara Djati Cluster dengan Jati Endah Regency. Turap penahan tebing ikut runtuh dan retak-retak sepanjang 26 meter dari total panjang turap 70 meter. Ketinggian tebing 4 meter, panjang tubuh nendatan 8 meter, arah longsoran ke baratdaya dengan kemiringan tebing hampir 90° dan amblas sedalam 0,5 meter. 

 

3. Dampak gerakan tanah :

  • 1 (satu) rumah rusak berat.
  • 2 (dua) rumah di Djati Cluster dan 4 (empat) rumah beserta sebuah masjid di Jati Endah Regency terancam
  • Jalan komplek Djati Cluster retak dan tidak dapat dilalui

 

4. Kondisi daerah bencana :
  • Secara umum, morfologi daerah bencana berupa punggungan berarah baratdaya dengan kemiringan lereng agak terjal – terjal. Sungai Cijambe mengisi lembahnya dengan aliran permanen sepanjang tahun. Lokasi bencana berada pada elevasi 716 meter di atas permukaan laut.
  • Berdasarkan Peta Geologi Lembar Bandung, Jawa (Silitonga, 1973), daerah bencana disusun oleh batuan dari Hasil Gunungapi Tua Tak Teruraikan berupa breksi gunungapi, lahar dan lava berselang-seling (Qvu). Sedangkan berdasarkan peninjauan lapangan, material penyusun lereng berupa tanah timbunan berjenis pasir lempungan berwarna merah kekuningan.
  • Berdasarkan Peta Prakiraan Wilayah Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Bandung pada bulan November 2017 (Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), Kecamatan Cilengkrang secara umum termasuk zona potensi terjadi gerakan tanah Menengah – Tinggi. namun, lokasi bencana di Djati Cluster berada pada zona potensi terjadi gerakan tanah Rendah. Artinya, daerah ini mempunyai potensi rendah untuk terjadi gerakan tanah. Pada daerah ini jarang terjadi gerakan tanah jika tidak ada gangguan pada lereng, jika terdapat gerakan tanah lama, lereng telah mantap kembali. Gerakan tanah berdimensi kecil mungkin dapat terjadi terutama pada tebing lembah (alur) sungai.

 

5. Faktor penyebab terjadinya tanah longsor diperkirakan karena :
  • Kemiringan lereng yang terjal membuat batuan/tanah mudah bergerak,
  • Curah hujan yang tinggi dengan durasi lama sebelum terjadi gerakan tanah,
  • Konstruksi turap yang tidak disertai pipa drainase,
  • Saluran drainase yang kurang kedap
  • Pembebanan pada lereng yang melebihi daya dukung lereng.

 

6. Rekomendasi:
  • Masyarakat yang beraktivitas agar waspada bila melalui daerah bencana, terutama pada waktu dan setelah hujan karena gerakan tanah masih berpotensi berkembang lebih besar;
  • Masyarakat pemilik rumah terdampak agar sementara mengungsi ke tempat lain hingga ada arahan lebih lanjut dari pemerintah setempat;
  • Masyarakat yang terancam gerakan tanah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap zona retakan. Jika retakan terus meluas agar segera mengungsi dan melaporkan kepada pihak BPBD setempat;
  • Segera memperbaiki turap penahan lereng dengan konstruksi yang lebih kuat disertai pipa drainase agar tingkat kejenuhan material lereng dapat berkurang;
  • Memperbaiki saluran drainase perumahan dengan saluran yang kedap air dan dialirkan menjauhi lereng.
  • Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dengan memasang rambu-rambu peringatan rawan gerakan tanah untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana gerakan tanah;
  • Masyarakat setempat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah / BPBD setempat.

 

LAMPIRAN

Bandung 1 (241117)

Gambar 1. Peta lokasi gerakan tanah di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

 

Bandung 2 (241117)

Gambar 2. Sketsa penampang gerakan tanah di Djati Cluster, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat

 

Bandung 3 (241117)

Gambar 3. Peta prakiraan wilayah terjadinya gerakan tanah pada bulan November 2017, Kabupaten Bandung

 

POTENSI GERAKAN TANAH

DI KABUPATEN BANDUNG, PROVINSI JAWA BARAT

 PADA BULAN NOVEMBER 2017

Bandung 4 (241117)

Keterangan :

Bandung 5 (241117)