Laporan Singkat Pemeriksaan Gerakan Tanah Di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

Laporan  hasil  pemeriksaan  lapangan  Bencana Gerakan Tanah di Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Hasil pemeriksaan sebagai berikut, sebagai berikut :

1. Lokasi dan Waktu Kejadian Gerakan Tanah:

Gerakan tanah terjadi di Kampung Cipangaur, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Secara geografis terletak pada koordinat : Secara geografis lokasi ini terletak pada koordinat  6° 30' 38,034" LS dan 106° 32' 17,1852" BT. Gerakan tanah terjadi pada tanggal awal Januari 2017. Namun pada saat ini penduduk masih khawatir karena pergerakan makin intensive dan menyebabkan rumah dan lantai retak-retak dan rusak berat.

 

2.  Kondisi daerah bencana :

  • Morfologi, Secara umum daerah bencana di Kp. Cipangaur merupakan lereng perbukitan bergelombang kuat dengan kemiringan lereng > 30°, dan pemukiman terletak di kaki lereng.
  • Geologi, Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi bencana batuan penyusun daerah bencana merupakan produk gunungapi berupa breksi andesit yang lapuk dan menumpang diatas aliran lava andesit. Tanah pelapukan yang berupa pasir lempungan mempunyai kandungan tuf yang tinggi.
  • Keairan, Kondisi keairan di daerah bencana untuk keperluan sehari-hari menggunanakan air dari mata air. Alur sungai terdapat dibawah perkampungan dan digunakan keperluan sehari-hari seperti mencuci.
  • Tata guna lahan, Di Kp. Cipangaur, Desa Cintamanik lereng bagian atas berupa belukar, kebun campuran, dan perkampungan, sedangkan bagian bawah lereng berupa alur sungai, persawahan dan tegalan.
  • Kerentanan gerakan tanah, Berdasarkan Peta Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Bogor bulan Februari 2017 (PVMBG-Badan Geologi), lokasi bencana terletak pada daerah potensi gerakan tanah menegah - tinggi artinya pada lokasi ini berpotensi menegah - tinggi terjadi gerakan tanah. Gerakan tanah lama dan gerakan tanah baru masih aktif bergerak, akibat curah hujan yang tinggi dan erosi yang kuat.

 

3. Situasi dan Dampak Bencana

Jenis Gerakan tanah yang terjadi di Kampung Jati Radio, Desa Cintamanik adalah pada tebing bagian bawah berupa longsoran (slide), hal ini karena kelerengan yang sangat terjal sampai tegak, akibatnya terjadi tarikan pada bagian atas sehingga terjadi retakan-retakan pada rumah (rayapan). Retakan (rayapan) ini muncul karena tarikan dan kontras permeabilitas antara tanah pelapukan dan lava andesit yang ada di bawahnya. Arah pergerakan retakan relatif ke timur. Panjang retakan 9 - 20 meter, retakan terbuka 4 – 5 cm, dengan kelerengan > 30°. Dampak bencana menyebabkan :

  • 12 rumah rusak dan terancam longsoran
  • 23 KK khawatir sehingga mengungsi dan minta direlokasi

 

4. Faktor Penyebab Terjadinya Gerakan Tanah :

Secara umum faktor penyebab terjadinya gerakan tanah di daerah pemeriksaan antara lain adalah:

  • Kemiringan lereng yang terjal (>30°)
  • Tanah pelapukan yang menumpang diatas lava andesit masif
  • Kurangnya tanaman yang berakar kuat dan dalam
  • Tarikan dari longsoran di bawah menyebabkan retakan-retakan di rumah
  • Sistem drainase yang kurang baik, aliran air masuk ke dalam retakan dan longsoran
  • Curah hujan dengan intensitas tinggi dan lama memicu terjadinya gerakan tanah.

 

5. Mekanisme Terjadinya Gerakan Tanah :

Curah hujan yang tinggi, saluran drainase yang kurang baik dan kelerengan terjal menyebabkan air hujan masuk ke dalam tanah pelapukan sehingga lereng jenuh air. Akibatnya bobot masanya tanah bertambah dan kuat gesernya menurun, sehingga tanah tidak stabil (mudah bergerak). Karena tebing bagian bawah longsor maka terjadi tarikan diatasnya sehingga pada pemukiman/rumah mengalami retak-retak. Selain itu tanah pelapukan yang menumpang pada lava andesit dengan kemiringan terjal tersebut menyebabkan lereng mudah bergerak (baik tipe cepat maupun lambat), pada kasus ini terjadi gerakan tanah tipe cepat pada bagian bawah lereng dan tipe lambat pada bagian atasnya.

 

6. Rekomendasi Teknis

Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, maka direkomendasikan sebagai berikut:

  • 12 rumah dari 23 rumah yang rawan longsor sebaiknya direlokasi ke tempat yang lebih aman (Rumah Bpk Saleh, Sarudin, Mulyana, Badru, Boni, Hasan, Azis, Wawan, Aryani, Iyan, Magnum)
  • Membuat saluran air atau saluran drainase mengingat saluran air yang ada saat ini masuk ke dalam area longsoran atau yang retak-retak.
  • Potensi yang mungkin terjadi saat ini adalah perubahan tipe dari longsoran lambat menjadi longsoran cepat mengingat kelerengan yang terjal.
  • Masyarakat yang tinggal dekat dengan tebing sebaiknya meningkatkan kesiapsiagaan pada saat dan setelah turun hujan karena potensi pergerakan tanah masih ada.
  • Tidak melakukan pemotongan lereng yang terlalu terjal
  • Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan terutama jika muncul rembesan pada tekuk lereng dan retakan bertambah lebar
  • Masyarakat agar memantau jika muncul retakan baru, segera ditutup agar air tidak masuk ke retakan tersebut dan jika retakan bertambah lebar dan muncul rembesan segera mengungsi dan melaporkan ke Pemerintah Daerah.
  • Tidak membuat kolam dan sawah pada daerah retakan karena akan mempercepat terjadinya gerakan tanah.

 

 

LAMPIRAN

 

Cigudeg 1 (040417)

Gambar 1. Peta petunjuk lokasi gerakan tanah di Kp. Cipangaur, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Cigudeg 2 (040417)

Gambar 2 Peta Geologi Lokasi Bencana

 

TABEL WILAYAH POTENSI GERAKAN TANAH

KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT

 BULAN FEBRUARI 2017

Cigudeg 3 (040417)

Keterangan : 

Cigudeg 4 (040417)

 

Cigudeg 5 (040417)

Gambar 3. Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah Kabupaten Bogor di Bulan Februari 2017

 

Cigudeg 6 (040417)

Gambar 4 Peta situasi gerakan tanah di Kp Cipangaur, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kab. Bogor

 

Cigudeg 7 (040417)

Gambar 5 Penampang situasi gerakan tanah di Kp Cipangaur, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kab. Bogor

 

Cigudeg 8 (040417)

Retakan di Dinding Rumah

 

Cigudeg 9 (040417)

Retakan di lantai rumah

 

Cigudeg 10 (040417)

Longsoran di lereng sungai yang diatasnya terdapat pemukiman terancam

 

Cigudeg 11 (040417)

Kontak batuan breksi andesit di bagian atas dan lava di bagian bawah