Tanggapan Kejadian Gempa Bumi Di Barat Laut Maluku Tenggara Barat Tanggal 22 September 2019

maluku tenggara barat
I. Informasi Gempa Bumi

Gempabumi terjadi pada hari Minggu tanggal 22 September 2019, pukul 02:53:11 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa bumi berada pada koordinat 6,66°LS dan 130,60°BT, dengan magnitudo 6,4 pada kedalaman 11 Km, berjarak 165 Km di baratlaut Maluku Tenggara Barat. Menurut GFZ-Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 6,54°LS dan 130,40°BT, dengan magnitudo 5,8 pada kedalaman 78 km, Sedangkan menurut USGS-Amerika Serikat, pusat gempa bumi berada pada koordinat 6,510°LS dan 130,446°BT, dengan magnitudo 5,9 pada kedalaman 48.5 km.

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di laut. Daerah yang terdekat dengan pusat gempa bumi yaitu, daerah yang disusun oleh endapan aluvium, dan endapan sedimen Tersier yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap guncangan gempa bumi.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi dan kedalaman pusatnya, gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona subduksi pertemuan lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia di daerah tersebut.

IV. Dampak gempa bumi

Sampai tanggapan ini dibuat belum ada laporan mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa bumi ini. Menurut informasi BMKG, guncangan gempa bumi ini dirasakan sebesar II MMI (Modified Mercalli Intensity) di SaumlakiGempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami karena walaupun pusat gempa bumi berada di laut, namun energinya tidak cukup untuk memicu gelombang tsunami.

V. Rekomendasi

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.