Tanggapan Kejadian Gempabumi Di Timur Laut Halmahera Selatan, Maluku Utara, Tanggal 21 September 2019

Halmahera 210919

I. Informasi Gempa Bumi

 Gempabumi terjadi pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019, pukul 03:59:16 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG pusat gempabumi berada pada koordinat 0,95°LS dan 128,65°BT, dengan magnitudo 5,1 pada kedalaman 10 Km, berjarak 120 Km di Timurlaut, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Menurut GFZ Jerman pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,89°LS dan 128,68°BT, dengan magnituda Mw 4,9 pada kedalaman 10 km. Sedangkan menurut USGS pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,957°LS dan 128,649°BT, dengan magnituda M 5,0 pada kedalaman 10 km.

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

 Pusat gempa bumi berada di darat. Daerah yang terdekat dengan pusat gempa bumi yaitu,  daerah yang disusun oleh endapan aluvium, dan endapan sedimen Tersier yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

 Berdasarkan kedalaman pusatnya, gempabumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona sesar aktif di daerah tersebut.

 

IV. Dampak gempa bumi

 Sampai tanggapan ini dibuat belum ada laporan mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat goncangan gempa bumi ini. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun pusat gempa bumi berada di laut, energinya tidak cukup untuk memicu gelombang tsunami.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.