Jurnal Laporan Mingguan Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi Periode 15 - 21 Juli 2019

Logo_ESDM

1. Aktivitas Gunungapi.

  1. Aktivitas G. Sinabung: Selama minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, dan berawan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah mencapai ketinggian 700 m di atas puncak. Seismograf merekam 44 kali Gempa Hembusan, 4 kali Gempa Tornillo, 1 kali Gempa Hybrid/Fase Banyak, 1 kali getaran banjir, dan 14 kali gempa Tektonik Jauh.
  2. Gunungapi Agung:Pada minggu ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi terlihat jelas sampai kabut/berawan. Umumnya asap kawah teramati berwarna putih kelabu tipis mencapai ketinggian 30 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 2 kali Gempa Hembusan, 2 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 1 kali Gempa Tektonik Lokal, dan 31 kali Gempa Tektonik Jauh.
  3. Aktivitas G. Anak Krakatau: Pada minggu ini terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 1 kali, yaitu letusan kecil tanpa diikuti oleh hembusan asap/abu serta tidak diikuti oleh dentuman. Pengamatan visual selama seminggu gunungapi  tertutup kabut. Seismograf merekam 1 kali Gempa Letusan, 4 kali Gempa Hembusan,  tremor menerus dengan amplitudo 1-40 mm, dan 1 kali Gempa Vulkanik Dalam.
  4. Aktivitas G. Merapi:Pada minggu ini tidak tercatat erupsi letusan tetapi erupsi efusif  dalam laju rendah berupa intrusi lava menembus kubah lava masih berlangsung. Volume kubah lava minggu ini hampir sama dengan hasil pengukuran Tanggal 04 Juli 2019 sebesar 475.000 m3. Terjadi amblesan dibagian puncak kubah lava sebelah tenggara. Posisi kubah lava masih stabil tetapi masih terjadi guguran lava dan awan panas guguran (APG). Sebagian besar ekstrusi lava menjadi guguran lava pijar dan APG meluncur ke hulu Kali Gendol. APG pada minggu ini terjadi 3 kali yaitu pada Tanggal 21 Juli 2019 dengan jarak luncur terjauh 1200 m. Secara visual cuaca didominasi mendung dan berawan, kadang-kadang pagi dan malam teramati cerah. Tidak terjadi lahar. Asap kawah teramati berwarna putih intensitas tipis hingga tebal mencapai ketinggian 50 m di atas puncak kawah pada Tanggal 17 Juli 2019. Seismograf merekam 111 kali Gempa Guguran, 3 kali Gempa APG, 4 kali Gempa MP, 1 kali Gempa Hembusan, 3 kali Gempa LF, 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, dan 11 kali Gempa Tektonik. Dari data guguran dan APG (jumlah dan jarak luncur), kegempaan, deformasi, kimia, dan serta visual, maka dapat dikatakan bahwa aktivitas G. Merapi minggu ini menurun dibandingkan minggu lalu. Belum ada perubahan rekomendasi karena masih sesuai dengan aktivitas saat ini.

2. Kegiatan Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

  1. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gunungapi Sinabung Sumatera Utara dan Tim Tanggap Darurat Gunungapi Agung Bali.
  2. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gempa Bumi Halmahera Selatan, Maluku Utara Tanggal 16-22 Juli 2019.
  3. Mengirim Tim Tanggap Darurat Gerakan Tanah untuk melakukan kaji cepat lahan relokasi dampak gerakan tanah/ longsor atas permintaan BPBD Purworejo ( Jateng).

3. Kegiatan Survei/Pemetaan.

 

  1. Mengirim Tim Survei Gempa Bumi untuk melakukan survey geologi gempa bumi terpadu, mikrozonasi gempa bumi, dan KRB Gempa Bumi di Cekungan Bandung Tanggal 08-18 Juli 2019.
  2. Mengirim Tim Survey Gerakan Tanah untuk melakukan pemetaan rinci gerakan tanah di Wilayah Bogor.

4. Kegiatan Lain.

  1. Tanggal 17–18 Juli 2019 menghadiri Lokakarya Nasional Peduli Gempa dan Gunung api. Bertempat di auditorium Lt.2 Gedung Perpustakaan Nasional, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta.
  2. Selasa, Tanggal 16 Juli 2019 menghadiri rapat koordinasi dgn Pemkab Sleman dlm persiapan penerimaan kunjungan dari pemerintah kota Kagoshima Jepang.
  3. Rabu, Tanggal 17 Juli 2019 menerima kunjungan SMA 1 Piri Yogyakarta ke BPPTKG Yogyakarta.
  4. Kamis, Tanggal 18 Juli 2019 menerima kunjungan SMK Koperasi Yogyakarta dan kunjungan SMP Muhammdiyah 8 Yogyakarta ke BPPTKG.
  5. Jumat, Tanggal 19 Juli 2019 menerima kunjungan SMK Piri Yogyakarta ke BPPTKG (ZKGT) pasca Gempa Palu.
  6. Menerima kunjungan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk diskusi dan konsultasi serta permintaan data hasil mitigasi gerakan tanah di Kalimantan Tengah.
  7. Menyusun Peta Prakiraan Potensi Terjadinya  Gerakan Tanah Bulan Agustus 2019.