Tanggapan Gempa Bumi Di Baratlaut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Tanggal 12 Desember 2018

mentawai

I. Informasi Gempa bumi

Gempa bumi terjadi pada hari Rabu, 12 Desember 2018, pukul 00:20 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 98,65° BT dan 1,65° LS, dengan magnitudo M 5,2 pada kedalaman 21 km, berjarak 109 km baratlaut Kepulauan Mentawai. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 98,80° BT dan 1,61° LS dengan kekuatan 4,9 Mw dan kedalaman 18 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 98,776° BT dan 1,513° LS, dengan magnitudo M 5,3 pada kedalaman 28,3 km.

II. Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi

Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di perairan barat daya Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai. Berdasarkan tatanan tektonik Pantai Barat Sumatera dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Sumatera. Kondisi geologi di sekitar pusat gempa bumi, pada umumnya tersusun oleh alluvium dan endapan pantai, batuan sedimen berumur Tersier serta batuan Pra-Tersier. Jenis batuan berumur muda seperti alluvium dan batuan Kuarter biasanya bersifat urai dan mengamplifikasi guncangan gempa bumi.

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktifitas penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di lokasi tersebut.

IV. Dampak gempa bumi

Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi intensitas guncangan maupun kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

V. Rekomendasi

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.