Tanggapan Gempabumi Di Barat Daya Enggano, Bengkulu Tanggal 6 Mei 2019

BENGKULU (2)

I. Informasi gempa bumi:

Gempa bumi terjadi pada hari Senin, 6 Mei 2019, pukul 15:20:18 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat  5,40°LS dan 102,04°BT (26 km di sebelah baratdaya Enggano, Bengkulu), dengan magnitudo 5,3 pada kedalaman 10 km. GFZ Jerman melaporkan pusat gempa bumi berada pada koordinat 5,35°LS dan 102,11°BT, pada kedalaman 25 km dengan magnitudo 5,1 Mw.

II. Kondisi geologi daerah terdampak gempa bumi:

Pusat gempa bumi berada di perairan di sebelah barat daya Enggano, Bengkulu. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu pesisir barat Bengkulu dan Pulau Enggano. Wilayah barat Pulau Sumatera khususnya Provinsi Bengkulu pada umumnya disusun oleh batuan sedimen berumur Kuarter, sedangkan Pulau Enggano didominasi oleh batuan sedimen Tersier. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan. 

III. Penyebab gempa bumi:

Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di lokasi tersebut.

IV. Dampak gempa bumi:

Berdasarkan BMKG guncangan gempa bumi dirasakan sebesar III - IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di Enggano, dirasakan III MMI di Bengkulu dan dirasakan I-II MMI di Liwa. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi adanya korban jiwa maupun kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami karena energinya tidak cukup besar untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.

V. Rekomendasi:

(1) Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.