Laporan Perkembangan Gempa Bumi Lombok, Tanggal 31 Juli 2018

1. Gempa bumi Lombok M 6.4 yg terjadi tgl 29 Juli 2018, menyebabkan 17 orang meninggal dunia, puluhan luka luka dan kerusakan ratusan bangunan. 

2. Sampai hari ini hasil pemantauan di Pos PGA di Sembalun, belum ada peningkatan aktivitas vulkanik G. RInjani akibat gempa Lombok. 

3. Tim PVMBG Badan Geologi melakukan pemetaan kerusakan di Desa Sajang, Kec. Sembalun. Sebagian besar bangunan rusak berat. Retakan tanah ditemukan dibeberapa tempat. Setiap bangunan yang dilewati retakan tersebut selalu rusak. Retakan tanah berarah barat - timur sampai timur laut - barat daya. Pemetaan kerusakan juga dilakukan dengan menggunakan drone.

4. Pemetaan kerusakan dilakukan di Dusun Melempo, Desa Obel obel, Kec. Sambelia. Hampir 100% bangunan rusak berat. Retakan tanah banyak ditemukan. Pemetaan dengan drone juga dilakukan. 

5. Pengukuran microtremor dilakukan di beberapa tempat sepanjang jalan Sembalun-Sambalia

6. Tim mengikuti rapat koordinasi dengan SKPD Lombok Timur dan Lombok Utara, instansi terkait, relawan dan NGO. Tim menyampaikan hasil pemeriksaan lapangan.

7. Rencana Tim PVMBG Badan Geologi akan melanjutkan pemetaan kerusakan geologi dan pengukuran mikrotremor serta sosialisasi.

 

TD LOMBOK (2)

Rumah rusak berat

 

 

 

TD LOMBOK (4)

Retakan di Dusun Malempo, Desa Obel obel.

 

TD LOMBOK (6)

Masjid di Dusun Malempo, Desa Obel obel, Kec. Sambelia, Lombok Timur, rusak parah

 

TD LOMBOK (8)

Pengukuran mictotremor sambil sosialisasi langsung dengan masyarakat

 

 

 

TD LOMBOK (10)

Bangunan rusak parah

 

Koordinasi dengan SKPD Kab.Lombok Timur, instansi terkait, relawan dan NGO dipimpin oleh Deputi RR BNPB

TD LOMBOK (7)

TD LOMBOK (3)

TD LOMBOK (5)