Tanggapan Gempa Bumi Timurlaut Buru, Maluku - 6,0 Sr - 26 Februari 2018

TANGGAPAN GEMPA BUMI TIMURLAUT BURU, MALUKU
6,0 SR - 26 FEBRUARI 2018

Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya Gempa Bumi di TimurLaut BURU-MALUKU, Provinsi Maluku berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, Jakarta dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi sebagai berikut :

 

I. Informasi gempa bumi

Gempa Bumi terjadi pada hari Minggu, tanggal 26 Februari 2018, pukul 20:34:54 WIB dengan magnitudo 6,0 Skala Richter (SR). Lokasi pusat gempa bumi berada pada koordinat 2,62°LS dan 126,73°BT berjarak 79 km timur laut Buru - Maluku, Pulau Buru, pada kedalaman 10 km.

 

BURU 26 FEB

 

II. Kondisi geologi daerah terkena gempa bumi

Daerah yang terletak dekat dengan pusat gempa bumi disusun oleh endapan Kuarter (endapan pantai, sungai), batuan Tersier dan batuan Pra Tersier berupa batuan metamorf. Sebagian batuan Tersier dan Pra Tersier tersebut telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan sedimen Tersier dan Pra Tersier yang telah mengalami pelapukan bersifat, urai, lepas, belum kompak dan bersifat memperkuat efek goncangan, sehingga rawan terhadap goncangan gempabumi.

 

III. Penyebab gempa bumi

Berdasarkan posisi, kedalaman pusat gempa bumi, maka kejadian Gempa Bumi ini diperkirakan disebabkan oleh aktivitas sesar mendatar berarah barat – timur yang membentang di selatan Pulau Seram hingga Pulau Buru. Sesar mendatar ini terbentukan akibat aktivitas tektonik berupa tumbukan antara lempeng Australia, mikrokontinen dan busur kepulauan (island arc) di daerah Maluku.

 

IV. Dampak gempa bumi

Hingga tanggapan ini dibuat, belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan ataupun korban jiwa akibat gempabumi ini.Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.

 

V. Rekomendasi

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat dan jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi yang diikuti tsunami.

  • Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan yang energinya lebih kecil dari gempa utama.