Tanggapan Gempa Selat Sunda - 5.4 Sr - 2 September 2017

TANGGAPAN GEMPA SELAT SUNDA
5.4 SR - 2 SEPTEMBER 2017

 

Bersama ini, kami sampaikan laporan tanggapan terjadinya gempabumi di Selat Sunda. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), United States Geological Survey (USGS), dan Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Potsdam, Jerman sebagai berikut:

1. Informasi Umum:
Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 2 September 2017, pukul 10:32 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,71° BT dan 6,23° LS, dengan kekuatan 5,4 SR pada kedalaman 65 km, berjarak 91 km barat daya Pesawaran, Lampung. Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ), Jerman,  pusat gempa bumi berada pada koordinat 104,68° BT dan 6,22° LS, dengan magnitudo 5,0 Mb pada kedalaman 96 km. The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 104,877° BT dan 6,006° LS, dengan magnitudo 5,1 Mw pada kedalaman 80 km.
selat sunda
2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:
Pusat gempa bumi berada di Selat Sunda berdekatan dengan wilayah selatan pulau Sumatera atau selatan Provinsi Lampung. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi disusun oleh batuan sedimen berumur Tersier dan batuan vulkanik berumur Tersier dan Kuarter. Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter serta batuan Tersier yang telah mengalami pelapukan karena bersifat urai, lepas, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.
3. Penyebab gempabumi:
Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan sumber gempa bumi yang berada pada Lempeng Eurasia di atas lajur kegempaan beniof atau disebut sebagai gempa bumi Intraplate.
4. Dampak gempabumi:
Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Tanggamus dan Liwa, Lampung dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Gempa bumi ini tidak memicu tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan dan korban yang diakibatkan gempa bumi ini.
5. Rekomendasi:
(1) Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
(2) Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.