Tanggapan Gempa Maluku Tenggara Barat - 5.2 Sr - 12 Mei 2017


TANGGAPAN GEMPA MALUKU TENGGARA BARAT
5.2 SR - 12 MEI 2017


Bersama ini, kami sampaikan tanggapan kejadian gempa bumi di Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan analisis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, sebagai berikut:


1. Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, 12 Mei 2017 pukul 04:46:14 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berada pada koordinat 130,18° BT dan 6,64° LS (164 km sebelah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku), dengan magnitudo 5,2 SR pada kedalaman 165 km. The United State Geological Survey (USGS) merilis bahwa gempa bumi yang terjadi berpusat di koordinat 130,096° BT dan 6,554° LS dengan kekuatan 4,9 Mw pada kedalaman 154,5 km. GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan bahwa gempa bumi berpusat di koordinat 130,14° BT dan 6,64° LS dengan magnitudo 5,0 Mw di kedalaman 158 km (Peta pusat gempa bumi terlampir).

 

TG Maluku TB 20170512


2. Kondisi geologi daerah terdampak gempa bumi:
Pusat gempa bumi berada di laut, tepatnya di sebelah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku dengan kedalaman dalam. Daerah yang terdekat dengan pusat gempa bumi tersusun oleh endapan permukaan, dan batuan sedimen berumur Kuarter, serta batuan ketidakselarasan berumur Tersier. Pada daerah yang disusun oleh endapan Kuarter diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran sehingga rentan terhadap guncangan gempa bumi.


3. Penyebab gempa bumi:
Berdasarkan posisi sumber gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi ini kemungkinan disebabkan oleh aktivitas zona penunjaman Laut Banda.


4. Dampak gempa bumi:
Hingga tanggapan ini dibuat, tidak dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa sebagai dampak dari kejadian gempa bumi ini.


5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.