Tanggapan Gempa Barat Daya Lampung - 5.1 Sr - 19 Februari 2017


TANGGAPAN GEMPA BARAT DAYA LAMPUNG
5.1 SR - 19 Februari 2017


Bersama ini, kami sampaikan tanggapan kejadian gempabumi di Baratdaya Pesawaran, Lampung, berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan analisis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, sebagai berikut:


1. Gempabumi terjadi pada hari Minggu, 19 Februari 2017 pukul 22:14:06 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempabumi berada pada koordinat 104,63° BT dan 6,56° LS atau terletak di sekitar 128 km baratdaya Pesawaran, Lampung, dengan magnitudo 5,1 SR pada kedalaman 10 km.
Berdasarkan informasi GEOFON dari GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempabumi berada pada koordinat 104,49° BT dan 6,66° LS dengan magnitudo 4.8 Mw pada kedalaman 72 km. Berdasarkan informasi dari The United State Geological Survey (USGS), pusat gempabumi berada pada koordinat 104,65° BT dan 6,403° LS dengan magnitudo 5.1 Mw pada kedalaman 44.7 km.


TG Lampung 20 Feb 2017


2. Kondisi geologi daerah terdekat dengan pusat gempabumi:
Pusat gempabumi berada di sekitar daerah pesisir Lampung Barat, Lampung; Pulau Panaitan, dan daerah Ujung Kulon, Provinsi Banten. Daerah-daerah tersebut pada umumnya tersusun oleh aluvium, endapan sedimen Tersier (batupasir tufaan, batupasir gampingan, batulanau), dan endapan gunungapi Tersier (breksi gunungapi, tuf, lava). Goncangan gempabumi akan terasa lebih kuat pada daerah yang tersusun oleh endapan aluvium, dan endapan Kuarter maupun Tersier yang mengalami tingkat pelapukan tinggi yang umumnya bersifat lepas dan tidak terkonsolidasi, karena sifat batuan yang demikian akan memperkuat efek goncangan gempabumi.
3. Penyebab gempabumi:
Berdasarkan posisi pusat gempabumi dan kedalamannya (44,70 km, USGS 2017) gempabumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas penunjaman lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia.
4. Dampak gempabumi:
Berdasarkan informasi dari BMKG, goncangan gempabumi ini tidak dirasakan. Dan hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan akibat gempabumi ini.
5. Rekomendasi:
• Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
• Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang energinya lebih kecil dari kejadian gempabumi utama.
• Kejadian gempabumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun pusat gempa bumi terletak di laut namun energinya tidak cukup untuk menyebabkan deformasi dasar laut.